Korban Tewas Perang Suku di Sudan Tembus 200 Orang

Minggu, 23 Oktober 2022 - 13:18 WIB
loading...
A A A
Suku Hausa yang telah dimobilisasi di seluruh Sudan, mengklaim mereka didiskriminasi oleh hukum suku yang melarang mereka untuk memiliki tanah di Nil Biru karena mereka adalah kelompok terakhir yang tiba di sana.

Masalah akses ke tanah sangat sensitif di Sudan yang miskin, di mana menurut statistik PBB dan Bank Dunia pertanian dan peternakan menyumbang 43 persen pekerjaan dan 30 persen dari PDB.

Sudan telah bergulat dengan kerusuhan politik yang semakin dalam dan krisis ekonomi yang meningkat sejak kudeta militer tahun lalu yang dipimpin oleh panglima militer Abdel Fattah al-Burhan.

Lonjakan kekerasan etnis dalam beberapa bulan terakhir telah menyoroti gangguan keamanan di Sudan sejak kudeta.

Menurut PBB sebanyak 546 orang tewas dan sedikitnya 211.000 terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam konflik antar-komunal di seluruh negeri dari Januari hingga September.

Baca: Idul Adha di Sudan Diwarnai Aksi Protes Terhadap Kekuasaan Militer
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
O2SN Kalteng 2026 Berakhir,...
O2SN Kalteng 2026 Berakhir, Agustiar Sabran Tantang Para Juara Ukir Prestasi di Tingkat Nasional
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved