Israel Dilaporkan Luncurkan Satelit Mata-mata Baru

Selasa, 07 Juli 2020 - 00:05 WIB
loading...
Israel Dilaporkan Luncurkan...
Satelit mata-mata baru ini diklaim Tel Aviv dapat memberikan pengawasan berkualitas tinggi untuk intelijen militernya. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Israel dilaporkan telah meluncurkan satelit mata-mata baru. Satelit mata-mata baru ini diklaim Tel Aviv dapat memberikan pengawasan berkualitas tinggi untuk intelijen militernya.

Tel Aviv diketahui telah membangun kemampuan intelijennya untuk memantau musuh seperti Iran, yang program nuklirnya dipandang sebagai ancaman besar oleh Israel.

( Baca juga: Insiden Nuklir Natanz: Iran Awalnya Meremehkan, Kini Akui Rusak Parah )

Satelit itu, yang disebut Ofek 16, diluncurkan ke luar angkasa dari sebuah situs di Israel dengan menggunakan roket Shavit yang dikembangkan secara lokal, yang digunakan untuk meluncurkan satelit Ofek sebelumnya.

"Kami akan terus memperkuat dan mempertahankan kemampuan Israel di setiap lini, di setiap tempat," kata Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (6/7/2020).

Kementerian Pertahanan Israel menyebut Ofek 16 satelit pengintaian elektro-optik dengan kemampuan canggih. Gambar pertama dari satelit itu, menurut Kementerian Pertahanan Israel, akan diterima dalam waktu sekitar satu minggu.

( Baca juga: Jet Tempur Israel Bombardir Situs Hamas, Balas Serangan 3 Roket )

Satelit itu sendiri dikembangkan oleh Israel Aerospace Industries, yang bekerjasama dengan perusahaan pertahanan Elbit Systems, yang membantu mengembangkan muatan satelit.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Berita Terkini
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved