PM Ukraina Ancam Eropa dengan 'Tsunami Migrasi' Jika Tak Diberi Senjata

Minggu, 23 Oktober 2022 - 07:53 WIB
loading...
PM Ukraina Ancam Eropa...
PM Ukraina ancam Eropa dengan tsunami migrasi jika tidak diberi senjata. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Perdana Menteri (PM) Ukraina Denis Shmygal mengancam Eropa dengan "tsunami migrasi" jika Barat tidak mengirimkan sistem pertahanan udara. Ancaman itu dilontarkannya saat wawancara dengan sebuah media Jerman.

Dalam wawancara dengan Frankfurter Allgemeine Zeitung, Shmygal mengklaim bahwa Rusia ingin menciptakan krisis pengungsi di Eropa.

"Karena jika tidak ada listrik, pemanas, atau air di Ukraina, ini dapat memicu tsunami migrasi baru," katanya seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (23/10/2022).

Ia lantas menambahkan bahwa Kiev sedang menunggu amunisi setelah Jerman menyediakan sistem pertahanan IRIS-T.

Baca: Duh Senangnya, Ukraina Terima Unit Pertama Sistem Pertahanan Udara Jerman IRIS-T

Rusia memulai serangan presisi terhadap infrastruktur Ukraina pada Oktober setelah Kiev menargetkan Jembatan Crimea dengan apa yang disebut sebagai serangan teroris. Ukraina mengklaim bahwa setidaknya 30% dari pembangkit listriknya telah hancur akibat serangan Rusia.

Moskow telah berulang kali mengecam negara-negara Barat karena terus memasok Ukraian dengan senjata, mencatat bahwa mereka sangat terlibat dalam konflik, dan dengan membantu rezim Ukraina, mereka hanya meningkatkan proses.

Selain itu, Rusia mencatat bahwa senjata yang dikirim oleh Barat digunakan untuk melawan warga sipil. Kiev telah sering menargetkan warga sipil Donbass, di mana mereka telah melancarkan perang selama delapan tahun melawan republik Donetsk dan Lugansk.

Baca: Diplomat Rusia: Kirim Senjata ke Ukraina, Jerman Langgar Garis Merah

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved