Protes Pajak Kentut Sapi, Peternak Selandia Baru Turun ke Jalan dengan Traktor

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 10:28 WIB
loading...
Protes Pajak Kentut...
Protes pajak kentut sapi, peternak Selandia Baru turun ke jalan dengan traktor. Foto/NBC News
A A A
WELLINGTON - Mengendarai traktor, peternak di Selandia Baru turun ke jalan untuk mengecam skema Perdana Menteri Jacinda Ardern yang akan mengenakan pajak "emisi pertanian" termasuk kentut dan sendawa sapi. Para peternak beranggapan biaya tambahan tidak hanya membuat mereka gulung tikar, tetapi juga akan meningkatkan - bukan mengurangi - emisi gas rumah kaca.

Kelompok advokasi peternak Groundswell Selandia Baru mengorganisir aksi protes di lebih dari 50 kota besar dan kecil, beberapa memenuhi jalan-jalan dengan puluhan traktor. Beberapa ratus hingga beberapa ribu orang diperkirakan akan bergabung, meskipun laporan media mengklaim jumlah pemilih kurang memuaskan.

Dalam aksinya, peternak berpendapat pajak tidak hanya akan membuat mereka keluar dari bisnis tetapi pada akhirnya meningkatkan emisi dengan memaksa peternak di negara lain dengan praktik yang kurang efisien untuk mengambil kelonggaran.

Baca: Di Selandia Baru, Sapi Kentut Akan Dikenai Pajak

Mereka menunjukkan bahwa pajak tidak memperhitungkan pohon dan semak yang ditanam peternak di tanah mereka, yang mengambil karbon dari atmosfer. Beberapa mengatakan mereka akan menolak untuk membayarnya seperti dilansir dari Russia Today, Jumat (21/10/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved