Miliarder AS Kembali Usulkan Proposal Perdamaian untuk Ukraina dan Rusia

Kamis, 20 Oktober 2022 - 13:27 WIB
loading...
A A A
“Ribuan nyawa akan diselamatkan dan sumber daya dapat diinvestasikan untuk membangun kembali (Ukraina) daripada dalam perang yang hanya akan menyebabkan lebih banyak kehancuran dan kematian,” tulis miliarder itu.

Baca juga: Putin Umumkan 4 Langkah Keamanan Baru di Rusia, Semua Terkait Perang

Dia menambahkan, “Jika ada jalan yang layak menuju perdamaian, kita harus mengejarnya. Setiap hari konflik berlanjut, risiko bagi dunia meningkat.”

Setelah menerima kritik online, Ackman mengklarifikasi pendiriannya pada Selasa. “Kemarin, saya menyarankan bahwa penyelesaian damai yang wajar mungkin adalah kembali ke perbatasan pada (24 Februari), Rencana Marshall untuk membangun kembali (Ukraina), dan keputusan (Ukraina) untuk tidak bergabung dengan NATO. Kemudian pisau keluar. Saya dituduh sebagai penolong dan lebih buruk,” tulis dia.

“Saya bertanya: apakah (Ukraina) lebih baik dalam perang berkepanjangan yang berlanjut yang menyebabkan 1.000 lebih kematian (Ukraina) dan meratakan negara atau apakah semacam penyelesaian yang dinegosiasikan masuk akal? … Saya sama sekali bukan ahli. Saya sedih melihat kematian dan kehancuran tanpa tanggal akhir yang jelas atau kesempatan untuk resolusi,” ungkap dia.

“Dalam penyelesaian yang dirundingkan, kedua belah pihak harus mengakui sesuatu atau tidak ada kesempatan untuk penyelesaian. Apa yang paling tidak dapat diterima oleh kedua belah pihak yang dapat diterima oleh keduanya? Apa yang saya lewatkan dalam analisis saya? Apa ide yang lebih baik yang Anda miliki?” bantah Ackman.

Komentar Ackman datang ketika lebih banyak tokoh masyarakat di Barat telah membuat saran untuk kemungkinan kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved