Kota yang Tidak Aman Dikunjungi Saat Perang Rusia-Ukraina Berjalan

Kamis, 20 Oktober 2022 - 08:48 WIB
loading...
A A A
Diketahui, pabrik yang menjadi sasaran rudal adalah Yuzhmash yang diluncurkan oleh perusahaan SpaceX milik Elon Musk.

Pabrik tersebut membuat suku cadang bagi rudal balistik Ukraina. Hingga saat ini, Dnipro belum aman untuk dikunjungi.

Sebab, serangan masih terjadi, contohnya pada September 2022 lalu. Melansir Kyiv Independent, tentara Rusia menyerang Dnipro sepanjang malam di tanggal 29 September 2022.

Setidaknya, ada 3 orang tewas dan salah satunya merupakan anak kecil. Selain itu, lebih dari 60 rumah, pasar, dan kendaraan hancur akibat serangan mengerikan ini.

3. Kharkiv

Kota Kharkiv atau Kharkov berada di timur laut Ukraina dan menjadi kota terbesar kedua di negara tersebut.

Pihak Rusia menggempur Kharkiv pada 17 dan 18 Agustus 2022, sehingga menyebabkan setidaknya 21 orang tewas.

Meskipun kondisinya sudah jauh lebih aman, namun para turis diimbau tidak mengunjungi Kharkiv beberapa waktu belakangan ini.

Selain berada di negara konflik, satu hal yang patut diwaspadai dari Kharkiv adalah tingginya kasus penipuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Momen Pelatih Mesir...
Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia
Rekomendasi
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Berita Terkini
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved