Rusia Desak AS Hancurkan Gudang Senjata Kimia

Kamis, 20 Oktober 2022 - 02:03 WIB
loading...
Rusia Desak AS Hancurkan...
Rusia desak AS mengikuti jejaknya menghancurkan gudang senjata kimia. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Rusia menyerukan Amerika Serikat (AS) untuk mengikuti jejaknya dan menghilangkan stok senjata kimianya. Hal itu diungkapkan Wakil Perwakilan Rusia untuk Perlucutan Senjata di Komite Pertama PBB Konstantin Vorontsov.

“Pada 2017, tiga tahun lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, kami menghancurkan salah satu gudang senjata kimia terbesar di dunia,” kata Vorontsov.

"Kami mendesak Amerika Serikat untuk mengikuti contoh yang telah kami tetapkan. Amerika Serikat memiliki semua kapasitas keuangan dan teknologi yang diperlukan untuk menghilangkan timbunan zat beracun yang beredar," serunya seperti dilansir dari Sputnik, Kamis (20/10/2022).

Baca: Tentara Rusia di Ukraina Keracunan Bahan Kimia Berbahaya, Kiev Dituding Pelakunya

Pada bulan Mei, kedutaan Rusia di Washington mendesak Amerika Serikat untuk menghancurkan persediaan senjata kimianya seperti yang dipersyaratkan oleh Konvensi Senjata Kimia (CWC).

Misi tersebut mengingatkan bahwa Rusia benar-benar menghancurkan persediaan senjata kimianya pada tahun 2017, yang diverifikasi oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).

Misi tersebut mendesak masyarakat Amerika untuk mempertanyakan mengapa Washington menunda penghapusan stok senjata kimianya, tidak seperti negara lain.

Baca: Moskow: AS Berencana Tuduh Rusia Gunakan Senjata Pemusnah Massal di Ukraina

CWC mulai berlaku pada tahun 1997. Sampai sekarang, CWC memiliki 193 negara pihak. CWC melarang penggunaan, pengembangan, produksi, penimbunan, dan transfer senjata dan zat kimia ke negara lain. OPCW sendiri didirikan bersama dengan CWC untuk melaksanakan dan mengawasi konvensi tersebut.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved