Merkel Bela Kesepakatan Gas Rusia yang Sangat Rasional
Minggu, 16 Oktober 2022 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken, pada bagiannya, menyambut baik insiden itu sebagai “kesempatan luar biasa” bagi Eropa “untuk sekali dan untuk selamanya menghilangkan ketergantungan pada energi Rusia.”
Ekspor LNG Amerika ke Eropa telah meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir karena sebagian besar benua itu berusaha menjauhkan diri dari pasokan energi Rusia.
Peningkatan ekspor itu hampir dua kali lipat penjualan yang tercatat pada tahun 2021. Mengingat Rusia sebelumnya menutupi sekitar 40% dari impor gas UE, bagaimanapun, harga telah mengalami kenaikan tajam.
Situasi ini memicu kekhawatiran bahwa beberapa warga Eropa tidak akan dapat memanaskan rumah mereka pada musim dingin.
Merkel, yang telah menghadapi kritik karena mempertahankan ketergantungan Jerman pada Rusia, melanjutkan dengan mengatakan, “Benar untuk mempercepat perang melawan perubahan iklim di akhir masa jabatan saya,” mengacu pada pembelian gas Rusia dan upaya mengakhiri penggunaan batu bara.
Namun dia menambahkan bahwa "invasi brutal" Moskow ke Ukraina telah mengubah perhitungan Jerman.
“Ini adalah titik balik, dan tentu saja pemerintahan baru harus menghadapinya. Dan itulah yang dilakukannya,” ujar dia tentang kepemimpinan Scholz.
Ekspor LNG Amerika ke Eropa telah meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir karena sebagian besar benua itu berusaha menjauhkan diri dari pasokan energi Rusia.
Peningkatan ekspor itu hampir dua kali lipat penjualan yang tercatat pada tahun 2021. Mengingat Rusia sebelumnya menutupi sekitar 40% dari impor gas UE, bagaimanapun, harga telah mengalami kenaikan tajam.
Situasi ini memicu kekhawatiran bahwa beberapa warga Eropa tidak akan dapat memanaskan rumah mereka pada musim dingin.
Merkel, yang telah menghadapi kritik karena mempertahankan ketergantungan Jerman pada Rusia, melanjutkan dengan mengatakan, “Benar untuk mempercepat perang melawan perubahan iklim di akhir masa jabatan saya,” mengacu pada pembelian gas Rusia dan upaya mengakhiri penggunaan batu bara.
Namun dia menambahkan bahwa "invasi brutal" Moskow ke Ukraina telah mengubah perhitungan Jerman.
“Ini adalah titik balik, dan tentu saja pemerintahan baru harus menghadapinya. Dan itulah yang dilakukannya,” ujar dia tentang kepemimpinan Scholz.
(sya)
Lihat Juga :