China Kecam Strategi Keamanan Biden, Sebut Bangkitkan Mentalitas Perang Dingin

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 21:46 WIB
loading...
A A A
Persamaan Mao tentang strategi keamanan nasional dengan Perang Dingin bertentangan dengan pemerintahan Biden, yang telah menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan saingan mana pun yang bersedia “bekerja secara konstruktif.”

“Strategi ini juga memperjelas bahwa kita menghindari melihat dunia hanya melalui prisma persaingan strategis,” penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan saat meninjau strategi tersebut.

“Dan kami tidak akan mencoba membagi dunia menjadi blok-blok yang kaku,” lanjut Sullivan.

Baca: Jika China Blokade Taiwan, AS Pede Bisa Mematahkannya

“Kami tidak berusaha membuat persaingan menjadi konfrontasi atau Perang Dingin baru. Dan kami tidak melibatkan setiap negara hanya sebagai medan pertempuran proksi. Kami akan melibatkan negara-negara dengan persyaratan mereka sendiri dan mengejar agenda afirmatif untuk memajukan kepentingan bersama dan untuk mempromosikan stabilitas dan kemakmuran,” tutur Sullivan.

Strategi baru, yang dirilis Gedung Putih pada hari Rabu, menyebut tahun-tahun mendatang sebagai “dekade yang menentukan” dalam memerangi tantangan global, dengan fokus luas pada investasi di dalam negeri, membangun aliansi di luar negeri dan memodernisasi militer AS.

Strategi ini juga menekankan kebutuhan untuk bersaing dengan Republik Rakyat China (RRC) dan menahan Rusia saat melanjutkan perangnya terhadap Ukraina. Pejabat Gedung Putih menggambarkan China sebagai “tantangan geopolitik paling penting di Amerika.”

“RRC adalah satu-satunya pesaing dengan maksud untuk membentuk kembali tatanan internasional dan, semakin, kekuatan ekonomi, diplomatik, militer dan teknologi untuk melakukannya,” kata strategi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Trump: Iran Sebaiknya...
Trump: Iran Sebaiknya Bersikap Baik!
Rekomendasi
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Berita Terkini
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved