Italia Mulai Longgarkan Penguncian Wilayah pada Pekan Depan

Senin, 27 April 2020 - 18:50 WIB
loading...
Italia Mulai Longgarkan...
Perdana Menteri Italia, Guiseppe Conte mengumumkan rencana pihaknya untuk melonggarkan penguncian wilayah di Italia, pada 4 Mei mendatang. Foto/Reuters
A A A
ROMA - Perdana Menteri Italia, Guiseppe Conte mengumumkan rencana pihaknya untuk melonggarkan penguncian wilayah di Italia. Penguncian wilayah itu rencananya akan dilakukan pada 4 Mei mendatang.

"Apa yang akan terjadi setelah 4 Mei? Dalam dua minggu berikutnya, jadi sampai 18 Mei, kita akan secara umum melanjutkan langkah-langkah yang ada mengenai jarak sosial dan kebebasan bergerak," kata Conte.

"Jadi, langkah-langkah mengenai pergerakan di daerah akan tetap di tempat, gerakan akan diizinkan dengan alasan kerja yang terbukti dan dalam situasi untuk memenuhi kebutuhan harian dan karena alasan kesehatan," sambungnya.

Conte, seperti dilansir Sputnik pada Senin (27/4/2020), mengatakan bahwa orang Italia sejak tanggal 4 Mei mendatang diizinkan untuk mengunjungi kerabat mereka yang tinggal di wilayah yang sama.

Dia mencatat bahwa kunjungan keluarga harus dilakukan sambil tetap mempertahankan jarak sosial, mengenakan masker wajah dan menghormati larangan berkumpul. "Kami tidak mengatakan bahwa mulai 4 Mei pesta rumah dan reuni keluarga akan diizinkan," ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa masyarakat Italia masih akan dilarang untuk melakukan perjalanan dari satu daerah ke daerah lain dengan baik dengan menggunakan transportasi umum ataupun pribadi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Italia Serukan Sanksi...
Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir
Giliran Italia Larang...
Giliran Italia Larang Pangkalannya Digunakan Pesawat AS untuk Bombardir Iran
5 Alasan Italia Menjual...
5 Alasan Italia Menjual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Salah Satunya Kuno dan Ketinggalan Zaman
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang akan Diterima Indonesia
5 Negara Eropa Ini Akan...
5 Negara Eropa Ini Akan Beri Insentif bagi Orang Asing yang Mau Jadi Penduduknya
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved