John Bolton Sebut AS Dapat Bunuh Vladimir Putin Jika Rusia Gunakan Senjata Nuklir
Rabu, 12 Oktober 2022 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
"Kita perlu memperjelas jika Putin memerintahkan penggunaan senjata nuklir taktis, dia akan menandatangani surat bunuh diri," kata Bolton.
"Saya pikir itulah yang diperlukan untuk mencegahnya jika dia berada dalam keadaan ekstrem."
Bolton mengatakan dia yakin bahwa Amerika akan meminta tanggung jawab pada Putin jika dia memerintahkan penggunaan senjata nuklir. Bahkan, lanjut dia, AS mampu menargetkan presiden Rusia tersebut.
"Anda dapat bertanya kepada Qassem Soleimani di Iran apa yang terjadi ketika kami memutuskan seseorang adalah ancaman bagi AS," katanya, merujuk pada komandan militer Iran yang tewas pada 2020 oleh serangan udara AS di Irak.
Dia yakin ancaman nuklir dari Putin saat ini adalah gertakan, tetapi dia tidak akan mengesampingkan kemungkinan pemimpin Kremlin dapat menggunakan senjata nuklir jika pasukan Rusia di Ukraina runtuh atau jika Putin dalam situasi politik yang sangat mengerikan di dalam negeri.
Pekan lalu, Presiden Joe Biden memperingatkan "Armageddon" nuklir, salah satu pengakuan paling langsung pemerintahannya atas ancaman nuklir Rusia.
"Saya pikir itulah yang diperlukan untuk mencegahnya jika dia berada dalam keadaan ekstrem."
Bolton mengatakan dia yakin bahwa Amerika akan meminta tanggung jawab pada Putin jika dia memerintahkan penggunaan senjata nuklir. Bahkan, lanjut dia, AS mampu menargetkan presiden Rusia tersebut.
"Anda dapat bertanya kepada Qassem Soleimani di Iran apa yang terjadi ketika kami memutuskan seseorang adalah ancaman bagi AS," katanya, merujuk pada komandan militer Iran yang tewas pada 2020 oleh serangan udara AS di Irak.
Dia yakin ancaman nuklir dari Putin saat ini adalah gertakan, tetapi dia tidak akan mengesampingkan kemungkinan pemimpin Kremlin dapat menggunakan senjata nuklir jika pasukan Rusia di Ukraina runtuh atau jika Putin dalam situasi politik yang sangat mengerikan di dalam negeri.
Pekan lalu, Presiden Joe Biden memperingatkan "Armageddon" nuklir, salah satu pengakuan paling langsung pemerintahannya atas ancaman nuklir Rusia.
Lihat Juga :