Ledakan Hantam Jembatan Crimea, Negara NATO Ucapkan Selamatkan ke Ukraina
Senin, 10 Oktober 2022 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Terlepas dari semua itu, Menteri Luar Negeri Ukraina Urmas Reinsalu memuji ledakan tersebut dan menyampaikan selamat kepada Ukraina.
"Estonia tentu menyambut baik ini dan memberi selamat kepada unit operasi khusus Ukraina, yang diekspektasikan berada di balik operasi ini," kata Reinsalu dalam sebuah pernyataan kepada media Estonia, yang dilansir The Kyiv Independent, Senin (10/10/2022).
Mark Hertling, seorang pensiunan komandan militer Amerika Serikat, membahas di utas Twitter bagaimana kerusakan jembatan akan memengaruhi logistik Rusia. Membandingkannya dengan insiden serupa yang dia temui di Irak pada 2007, Hertlin mengatakan bahwa para insinyurnya harus bekerja cepat untuk meringankan situasi.
"Di Irak, insinyur militer kami yang hebat dapat dengan cepat memperbaiki Jembatan Q," tulis Hertling.
"Karena lokasi, cakupan kerusakan pada bagian rel dan jalan, dan ketidakmampuan militer RU [Rusia], saya tidak melihat perbaikan yang mungkin dilakukan di Jembatan Kerch dalam waktu dekat," lanjut dia.
Meskipun pemerintah Ukraina enggan menerima pujian atas ledakan di Jembatan Crimea, mereka berkali-kali menentang pembangunannya dan mengancamnya sebagai target militer potensial.
"Estonia tentu menyambut baik ini dan memberi selamat kepada unit operasi khusus Ukraina, yang diekspektasikan berada di balik operasi ini," kata Reinsalu dalam sebuah pernyataan kepada media Estonia, yang dilansir The Kyiv Independent, Senin (10/10/2022).
Mark Hertling, seorang pensiunan komandan militer Amerika Serikat, membahas di utas Twitter bagaimana kerusakan jembatan akan memengaruhi logistik Rusia. Membandingkannya dengan insiden serupa yang dia temui di Irak pada 2007, Hertlin mengatakan bahwa para insinyurnya harus bekerja cepat untuk meringankan situasi.
"Di Irak, insinyur militer kami yang hebat dapat dengan cepat memperbaiki Jembatan Q," tulis Hertling.
"Karena lokasi, cakupan kerusakan pada bagian rel dan jalan, dan ketidakmampuan militer RU [Rusia], saya tidak melihat perbaikan yang mungkin dilakukan di Jembatan Kerch dalam waktu dekat," lanjut dia.
Meskipun pemerintah Ukraina enggan menerima pujian atas ledakan di Jembatan Crimea, mereka berkali-kali menentang pembangunannya dan mengancamnya sebagai target militer potensial.
Lihat Juga :