Pasokan Amunisi AS Terkuras Banyak Gara-gara Bantu Perang Ukraina
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah AS memesan rudal senilai USD350 juta pada bulan Mei, tetapi lagi-lagi akan memakan waktu beberapa tahun sebelum persediaan diisi kembali.
Amerika Serikat juga telah memasok lebih dari 800.000 peluru artileri 155mm standar NATO ke Kiev—tiga perempat dari jumlah total yang dikirim oleh semua negara Barat. Itu menurut statistik resmi Pentagon.
"Jumlah peluru yang diberikan Washington mungkin mendekati batas yang bersedia diberikan Amerika Serikat tanpa risiko terhadap kemampuan perangnya sendiri," kata Cancian.
Produksi munisi berongga (shell) di AS saat ini mencapai 14.000 per bulan, tetapi Pentagon telah mengumumkan bahwa mereka bertujuan untuk meningkatkan angka itu menjadi 36.000 dalam waktu tiga tahun. Itu masih hanya akan membawa produksi tahunan menjadi 432.000—kurang dari setengah dari apa yang telah diberikan ke Ukraina dalam tujuh bulan.
Laura Cooper, seorang pejabat senior Departemen Pertahanan AS yang bertanggung jawab untuk Rusia dan Ukraina, mengatakan produksi industri pertahanan AS akan semakin cepat.
"Amerika Serikat akan terus mendukung rakyat Ukraina dan memberi mereka bantuan keamanan yang mereka butuhkan untuk mempertahankan diri selama diperlukan," katanya.
Amerika Serikat juga telah memasok lebih dari 800.000 peluru artileri 155mm standar NATO ke Kiev—tiga perempat dari jumlah total yang dikirim oleh semua negara Barat. Itu menurut statistik resmi Pentagon.
"Jumlah peluru yang diberikan Washington mungkin mendekati batas yang bersedia diberikan Amerika Serikat tanpa risiko terhadap kemampuan perangnya sendiri," kata Cancian.
Produksi munisi berongga (shell) di AS saat ini mencapai 14.000 per bulan, tetapi Pentagon telah mengumumkan bahwa mereka bertujuan untuk meningkatkan angka itu menjadi 36.000 dalam waktu tiga tahun. Itu masih hanya akan membawa produksi tahunan menjadi 432.000—kurang dari setengah dari apa yang telah diberikan ke Ukraina dalam tujuh bulan.
Laura Cooper, seorang pejabat senior Departemen Pertahanan AS yang bertanggung jawab untuk Rusia dan Ukraina, mengatakan produksi industri pertahanan AS akan semakin cepat.
"Amerika Serikat akan terus mendukung rakyat Ukraina dan memberi mereka bantuan keamanan yang mereka butuhkan untuk mempertahankan diri selama diperlukan," katanya.
(min)
Lihat Juga :