Bos Intel Militer Negara Uni Eropa: Rusia Tak akan Gunakan Nuklir

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 05:15 WIB
loading...
Bos Intel Militer Negara...
Kolonel Margo Grosberg dari pusat intelijen pertahanan militer Estonia. Foto/Ken Murk/ERR
A A A
TALLINN - Rusia tidak akan menggunakan senjata nuklir di Ukraina karena hal itu secara militer tidak “masuk akal”. Kolonel Margo Grosberg dari pusat intelijen pertahanan militer Estonia mengungkapkan hal itu pada Jumat (7/10/2022).

Meski demikian, pakar dan politisi Barat telah berulang kali menyerukan peringatan perang nuklir.

“Saya menekankan bahwa dalam istilah militer, penggunaan senjata jenis ini tidak masuk akal dengan cara apa pun, itu tidak akan mencapai efek,” papar Grosberg, menurut penyiar berita ERR Estonia.

Baca juga: Belarusia Umumkan Pembekuan Harga di Semua Sektor Bisnis

Namun, di tengah laporan di media Inggris bahwa Moskow sedang mempersiapkan latihan yang melibatkan kekuatan nuklirnya, dia menambahkan, “Ancaman nuklir harus diingat, tetapi tidak terlalu besar.”

Kremlin menolak laporan Inggris, dengan mengatakan tidak akan mengambil bagian dalam "retorika nuklir" dengan Barat.

Pembicaraan tentang kemungkinan serangan nuklir Rusia di Ukraina telah mencapai puncaknya di media Barat dalam beberapa pekan terakhir, dengan mata-mata Amerika, diplomat, dan Presiden AS Joe Biden sendiri membahas serangan seperti itu sebagai kemungkinan yang realistis.

Baca juga: Tentara Rusia Dituduh Cabuti Gigi Emas Warga Ukraina, Ini Kata Media Jerman

Berbicara pada penggalangan dana di Washington pada Kamis malam, Biden menyatakan, “Kita memiliki ancaman langsung dari penggunaan senjata nuklir jika pada kenyataannya hal-hal itu terus berlanjut di jalur yang mereka tuju.”

Biden memperingatkan bahwa ledakan nuklir akan mengarah pada “Armagedon.”

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Kamis meminta NATO meluncurkan "serangan pencegahan" terhadap Rusia selama diskusi tentang senjata nuklir.

Sementara ajudan Zelensky kemudian mengatakan presiden Ukraina tidak mengacu pada serangan nuklir, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pernyataan itu merupakan upaya memicu perang dunia, yang akan menyebabkan "konsekuensi bencana yang tak terduga."

Doktrin nuklir Rusia saat ini memungkinkan penggunaan senjata nuklir jika terjadi serangan nuklir awal di wilayah atau infrastrukturnya, atau jika keberadaan negara Rusia terancam oleh senjata nuklir atau konvensional.

Sebelum empat bekas wilayah Ukraina dimasukkan ke dalam Federasi Rusia pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dia akan mempertahankan tanah airnya dengan “segala cara yang tersedia bagi kita.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved