Jepang Umumkan Sanksi Tambahan pada Rusia

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 22:13 WIB
loading...
Jepang Umumkan Sanksi...
Jepang Umumkan Sanksi Tambahan pada Rusia. FOTO/Reuters
A A A
TOKYO - Jepang mengumumkan sanksi tambahan terhadap Rusia pada Jumat (7/10/2022). Sanksi tambahan itu dijatuhkan karena Rusia mencaplok empat wilayah Ukraina .

Menanggapi situasi di Ukraina, Menteri Luar Negeri Jepang, Yoshimasa Hayashi mengatakan pada konferensi pers bahwa keputusan dibuat untuk mengambil tindakan untuk membekukan aset Rusia dan pemangku kepentingan regional yang terlibat langsung dalam pencaplokan di beberapa wilayah di wilayah timur dan selatan Ukraina.

Baca: Jepang Ikut Terapkan Sanksi pada Rusia, Moskow Janji Akan Membalas

“Jepang tidak dapat mengabaikan upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan paksa dan mengambil tindakan berbasis dua pilar yang cukup untuk menjatuhkan sanksi keras terhadap Rusia dan mendukung Ukraina dengan berkoordinasi dengan komunitas internasional termasuk negara-negara G7,” kata Hayashi, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Langkah Jepang untuk membekukan aset Moskow terjadi setelah Rusia mencaplok empat wilayah Ukraina – Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson – menyusul referendum di wilayah-wilayah yang dikutuk secara luas oleh masyarakat internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved