4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota-kota yang Sudah Hancur Lebur
Kamis, 16 Januari 2025 - 23:55 WIB
loading...
Ukraina bisa runtuh pada 2025. Foto/X/@ArturRehi
A
A
A
MOSKOW - Ukraina bisa lenyap tahun ini, Nikolay Patrushev, seorang penasihat senior Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dia menambahkan bahwa Moskow tidak melihat ada gunanya bernegosiasi mengenai masalah tersebut dengan negara Barat mana pun kecuali AS.
Patrushev, yang memimpin Dewan Keamanan Rusia selama lebih dari satu dekade sebelum memangku jabatan barunya tahun lalu, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Komsomolskaya Pravda yang diterbitkan pada hari Selasa.
“Sangat mengganggu bahwa pemaksaan dengan kekerasan untuk [mengadopsi] ideologi neo-Nazi dan Russophobia yang ganas menghancurkan kota-kota Ukraina yang dulu makmur, termasuk Kharkov, Odessa, Nikolaev, Dnepropetrovsk. Tidak dapat dikesampingkan bahwa Ukraina akan benar-benar lenyap tahun ini,” saran Patrushev.
Meraih pengakuan internasional atas penggabungan wilayah-wilayah ini ke Rusia telah menjadi tujuan penting bagi Moskow, kata Patrushev.
Dia menambahkan bahwa Moskow tidak melihat ada gunanya bernegosiasi mengenai masalah tersebut dengan negara Barat mana pun kecuali AS.
Patrushev, yang memimpin Dewan Keamanan Rusia selama lebih dari satu dekade sebelum memangku jabatan barunya tahun lalu, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Komsomolskaya Pravda yang diterbitkan pada hari Selasa.
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota-kota yang Sudah Hancur Lebur
1. Banyak Kota Ukraina yang Hancur
Moskow menganggap rakyat Ukraina sebagai negara "persaudaraan" dan prihatin dengan perkembangan di negara tersebut, katanya.“Sangat mengganggu bahwa pemaksaan dengan kekerasan untuk [mengadopsi] ideologi neo-Nazi dan Russophobia yang ganas menghancurkan kota-kota Ukraina yang dulu makmur, termasuk Kharkov, Odessa, Nikolaev, Dnepropetrovsk. Tidak dapat dikesampingkan bahwa Ukraina akan benar-benar lenyap tahun ini,” saran Patrushev.
2. Rusia Ingin Pengakuan Wilayah Ukraina yang Sudah Dicaplok
Ia menekankan bahwa tujuan Moskow dalam operasi militernya terhadap Kiev tetap tidak berubah, sementara kedaulatan Rusia atas bekas wilayah Ukraina, termasuk wilayah Kherson dan Zaporozhye, Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, dan Krimea tidak dapat dinegosiasikan.Meraih pengakuan internasional atas penggabungan wilayah-wilayah ini ke Rusia telah menjadi tujuan penting bagi Moskow, kata Patrushev.
Lihat Juga :