Organisasi Kedokteran Forensik Iran: Mahsa Amini Meninggal karena Sakit
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Hampir semua golongan di Iran ikut dalam aksi protes ini. Para demonstran dilaporkan bentrok dengan aparat keamanan di sejumlah kota utama di negara itu. Mereka membakar kendaraan dan benda-benda lain di tengah jalan. Sementara kaum wanita Iran berdemo dengan cara membuka jilbab mereka, sebuah simbol perlawanan terhadap aturan ketat yang diterapkan Iran pada kaum wanita.
Sebuah video tang diposting ke dunia maya menunjukkan siswi-siswi Iran mencela seorang anggota pasukan paramiliter Basij yang ditakuti. Aksi tak mengenal takut itu terjadi setelah protes anti-pemerintah yang melanda negara itu menyebar ke ruang kelas.
Para remaja itu mengibaskan jilbab mereka ke udara dan meneriakkan "menyingkir, Basiji" pada pria yang diminta untuk menyapa mereka seperti dikutip dari BBC, Kamis (6/10/2022). BBC tidak dapat memverifikasi laporan bahwa aksi itu difilmkan di Shiraz pada hari Selasa lalu. Basij telah membantu pasukan keamanan menindak aksi protes yang dipicu oleh kematian Amini.
Rekaman lain yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria meneriakkan "matilah diktator" ketika sekelompok gadis lain berjalan melalui lalu lintas di kota barat laut Sanandaj dan seorang wanita tua bertepuk tangan ketika siswi-siswi yang tidak berseragam meneriakkan "kebebasan, kebebasan, kebebasan" dalam sebuah aksi protes di jalan.
Sebuah video tang diposting ke dunia maya menunjukkan siswi-siswi Iran mencela seorang anggota pasukan paramiliter Basij yang ditakuti. Aksi tak mengenal takut itu terjadi setelah protes anti-pemerintah yang melanda negara itu menyebar ke ruang kelas.
Para remaja itu mengibaskan jilbab mereka ke udara dan meneriakkan "menyingkir, Basiji" pada pria yang diminta untuk menyapa mereka seperti dikutip dari BBC, Kamis (6/10/2022). BBC tidak dapat memverifikasi laporan bahwa aksi itu difilmkan di Shiraz pada hari Selasa lalu. Basij telah membantu pasukan keamanan menindak aksi protes yang dipicu oleh kematian Amini.
Rekaman lain yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria meneriakkan "matilah diktator" ketika sekelompok gadis lain berjalan melalui lalu lintas di kota barat laut Sanandaj dan seorang wanita tua bertepuk tangan ketika siswi-siswi yang tidak berseragam meneriakkan "kebebasan, kebebasan, kebebasan" dalam sebuah aksi protes di jalan.
(esn)
Lihat Juga :