Longsoran Salju Timpa Pendaki di Himalaya, 10 Tewas dan 18 Hilang
Kamis, 06 Oktober 2022 - 02:29 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Menteri Uttarakhand Pushkar Singh Dhami mengkonfirmasi di Twitter bahwa pendaki ulung Savita Kanswal, yang telah mencapai puncak Everest awal tahun ini, termasuk di antara yang tewas.
Kanswal adalah seorang instruktur ekspedisi dan telah dipuja oleh komunitas pendakian karena mencapai puncak tertinggi di dunia dan Makalu di dekatnya hanya dalam 16 hari - yang menjadi rekor bagi kaum wanita yang hobi mendaki gunung.
Dhami mengatakan pemerintah secepatnya akan memberikan bantuan keuangan kepada mereka yang terluka dalam longsoran salju bersama dengan keluarga korban.
Juru bicara badan bencana negara Ridhim Aggarwal mengatakan kepada AFP bahwa para pendaki terjebak di jurang setelah longsoran salju melanda.
Institut Pendakian Gunung Nehru mengatakan ekspedisi itu melibatkan 34 peserta pelatihan, tujuh instruktur, dan seorang asisten perawat.
Baca: Pecahkan Rekor, Pendaki Nepal Ini 26 Kali Mencapai Puncak Gunung Everest
"Dua helikopter angkatan udara telah dikirim ke wilayah itu untuk membantu pencarian," kata pejabat senior manajemen bencana Devendra Singh Patwal kepada AFP.
Kanswal adalah seorang instruktur ekspedisi dan telah dipuja oleh komunitas pendakian karena mencapai puncak tertinggi di dunia dan Makalu di dekatnya hanya dalam 16 hari - yang menjadi rekor bagi kaum wanita yang hobi mendaki gunung.
Dhami mengatakan pemerintah secepatnya akan memberikan bantuan keuangan kepada mereka yang terluka dalam longsoran salju bersama dengan keluarga korban.
Juru bicara badan bencana negara Ridhim Aggarwal mengatakan kepada AFP bahwa para pendaki terjebak di jurang setelah longsoran salju melanda.
Institut Pendakian Gunung Nehru mengatakan ekspedisi itu melibatkan 34 peserta pelatihan, tujuh instruktur, dan seorang asisten perawat.
Baca: Pecahkan Rekor, Pendaki Nepal Ini 26 Kali Mencapai Puncak Gunung Everest
"Dua helikopter angkatan udara telah dikirim ke wilayah itu untuk membantu pencarian," kata pejabat senior manajemen bencana Devendra Singh Patwal kepada AFP.
Lihat Juga :