Longsoran Salju Timpa Pendaki di Himalaya, 10 Tewas dan 18 Hilang
Kamis, 06 Oktober 2022 - 02:29 WIB
loading...
A
A
A
Kecelakaan pendakian yang fatal sering terjadi di medan berbahaya Himalaya, rumah bagi Everest dan beberapa puncak tertinggi di dunia.
Pada bulan Agustus, jasad seorang pendaki gunung ditemukan dua bulan setelah ia jatuh ke dalam jurang saat melintasi gletser di negara bagian Himachal Pradesh yang berdekatan.
Dan minggu lalu, mayat pendaki gunung terkenal Amerika Serikat (AS) Hilaree Nelson ditemukan di lereng puncak Manaslu Nepal setelah dia hilang saat bermain ski di gunung tertinggi kedelapan di dunia. Nelson jatuh dari Gunung Manaslu saat bermain ski bersama rekannya, Jim Morrison. Dia diberi pemakaman tradisional di tempat kremasi Sherpa pada hari Minggu.
Baca: Mayat Pendaki AS yang Hilang di Gunung Nepal Ditemukan
Pada hari kecelakaan Nelson, longsoran salju melanda gunung setinggi 26.781 kaki itu, menewaskan pendaki Nepal Anup Rai dan melukai selusin lainnya yang kemudian diselamatkan.
Meskipun tidak ada penelitian substansial yang telah dilakukan mengenai dampak perubahan iklim pada risiko pendakian gunung di Himalaya, pendaki telah melaporkan pelebaran celah, aliran air di lereng yang sebelumnya bersalju, dan peningkatan pembentukan danau glasial.
Pada bulan Agustus, jasad seorang pendaki gunung ditemukan dua bulan setelah ia jatuh ke dalam jurang saat melintasi gletser di negara bagian Himachal Pradesh yang berdekatan.
Dan minggu lalu, mayat pendaki gunung terkenal Amerika Serikat (AS) Hilaree Nelson ditemukan di lereng puncak Manaslu Nepal setelah dia hilang saat bermain ski di gunung tertinggi kedelapan di dunia. Nelson jatuh dari Gunung Manaslu saat bermain ski bersama rekannya, Jim Morrison. Dia diberi pemakaman tradisional di tempat kremasi Sherpa pada hari Minggu.
Baca: Mayat Pendaki AS yang Hilang di Gunung Nepal Ditemukan
Pada hari kecelakaan Nelson, longsoran salju melanda gunung setinggi 26.781 kaki itu, menewaskan pendaki Nepal Anup Rai dan melukai selusin lainnya yang kemudian diselamatkan.
Meskipun tidak ada penelitian substansial yang telah dilakukan mengenai dampak perubahan iklim pada risiko pendakian gunung di Himalaya, pendaki telah melaporkan pelebaran celah, aliran air di lereng yang sebelumnya bersalju, dan peningkatan pembentukan danau glasial.
(ian)
Lihat Juga :