Rezim Kim Jong-un Dukung Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina

Selasa, 04 Oktober 2022 - 10:28 WIB
loading...
Rezim Kim Jong-un Dukung...
Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korea Utara mendukung Rusia mencaplok empat wilayah Ukraina. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
PYONGYANG - Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korea Utara (Korut) mendukung pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia .

Dukungan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Korut pada Selasa (4/10/2022), yang menuduh Amerika Serikat (AS) menerapkan "standar ganda seperti gangster" dalam mencampuri urusan negara lain.

Laporan media pemerintah Korut, KCNA, mengatakan resolusi Dewan Keamanan PBB yang dipimpin AS yang mengutuk pencaplokan empat wilayah Ukraina. Resolusi itu diveto oleh Rusia pada Jumat pekan lalu.

Baca juga: Korut Tembakkan Rudal Balistik, Jepang Perintahkan Warganya Berlindung

KCNA mendukung klaim Moskow bahwa wilayah-wilayah Ukraina yang dianeksasi tersebut memilih untuk menjadi bagian dari Rusia melalui referendum.

Kiev dan para pemimpin Barat mengutuk referendum sebagai tipuan, di mana Washington mendesak negara-negara anggota PBB untuk tidak mengakui perubahan status Ukraina. Mereka juga mendesak Rusia untuk menarik pasukannya dari daerah-daerah Ukraina yang diduduki.

Jo Chol-su, Direktur Jenderal Organisasi Internasional di Kementerian Luar Negeri Pyongyang, mengatakan referendum diadakan secara sah sesuai dengan piagam PBB. "Tetapi Amerika Serikat memegang standar ganda seperti gangster setelah menginvasi negara lain untuk mempertahankan supremasinya sendiri," katanya.

"Untuk mempertahankan 'dunia unipolar' yang tak tertandingi, AS ikut campur dalam urusan internal negara-negara merdeka dan melanggar hak-hak hukum mereka dengan menyalahgunakan Dewan Keamanan PBB," kata Jo dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh KCNA.

"AS melancarkan perang agresi terhadap negara-negara berdaulat termasuk bekas Yugoslavia, Afghanistan, dan Irak, tetapi AS belum dipertanyakan oleh DK PBB."

Jo mengatakan Dewan Keamanan PBB akan menghadapi konsekuensi jika mengikuti praktik sewenang-wenang Washington serta tindakan standar ganda dan parsial.

Ukraina telah memutuskan hubungan dengan Korea Utara, sekutu lama Rusia, pada Juli setelah Pyongyang mengakui dua wilayah Donbass yang memisahkan diri dari Ukraina.

Amerika Serikat mengatakan bulan lalu bahwa Rusia sedang membeli jutaan roket dan peluru artileri dari Korea Utara untuk digunakan di Ukraina.

Tetapi Korea Utara menolak laporan itu, memperingatkan Washington untuk "tutup mulut" dan berhenti membuat rumor yang "menodai" citra negara itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Berita Terkini
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved