5 Negara yang Setuju Menambah Sanksi untuk Rusia

Selasa, 04 Oktober 2022 - 00:30 WIB
loading...
A A A
2. Uni Eropa (UE)
Uni Eropa telah mengeluarkan sanksi dengan menempatkan politisi ataupun pejabat Rusia kedalam daftar hitam, melarang adanya perdagangan obligasi negara Rusia. Tak hanya itu, UE juga akan melarang impor minyak dan telah memberhentikan kegiatan impor batubara Rusia. UE pun juga sudah melakukan larangan untuk semua penerbangan Rusia.

Langkah yang diambil oleh UE ini memiliki tujuan untuk menargetkan kemampuan negara dan pemerintahan Rusia serta membatasi pembiayaan kebijakan yang meningkat agar dengan jelas mereka merasakan konsekuensi ekonomi dari tindakan illegal dan agresif mereka. Selain minyak, ada pula beberapa negara yang memberikan sanksi dengan memberhentikan

3. Inggris
Inggris akan memberikan sanksi untuk bank-bank Rusia diantaranya, Rossiya, IS Bank, General Bank, Promsvyazbank, Black Sea Bank. Tak hanya bank, nyatanya negara ini juga memberikan sanksi kepada tiga orang terkaya di Rusia, bahkan mereka telah menghantikan penjualan “visa emas” yang bisa memungkinkan orang kaya di Rusia mendapatkan hak tinggal di Inggris.

Selain itu, Inggris juga telah membekukan semua aset bank negara Rusia dan melarang perusahaan Rusia meminjam uang serta membatasi jumlah simpanan negara Rusia di bank-bank Inggris. Pada akhir 2022, Inggris juga akan menghapus minyak Rysia dan tidak lagi melakukan impor terhadap gas Rusia.

Baca: Alasan Hongaria dan Bulgaria Tolak Beri Sanksi ke Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved