Iran Hidupkan Mekanisme Perselisihan Kesepakatan Nuklir

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:08 WIB
loading...
A A A
Surat Zarif kepada Borrell dikirim sehari setelah kebakaran misterius terjadi di fasilitas bawah tanah Natanz tempat Iran memperkaya uranium. (Baca: Insiden Ledakan dan Kebakaran di Situs Nuklir Natanz Iran Mencurigakan )

Inggris, Prancis dan Jerman menganggap perjanjian nuklir sebagai landasan keamanan regional dan global serta telah berjuang untuk mempertahankannya sejak AS menarik diri, membuat sistem paralel untuk mencoba menjaga agar dana mengalir ke Iran ketika ekonominya melemah.

Pada 15 Januari, trio Eropa itu memicu resolusi mekanisme perselisihan perjanjian untuk memaksa Iran berdiskusi tentang kemungkinan pelanggaran perjanjian. Ketiganya menilai Teheran tampaknya melakukan kesalahan besar dan menolak untuk terikat oleh batas pengayaan uraniumnya. Namun mereka kemudian menangguhkan aksinya. (Baca: Trio Eropa Aktifkan Mekanisme Perselisihan, JCPOA Terancam Kolaps )

Akhir bulan lalu, presiden Iran diperingatkan oleh pengawas nuklir PBB untuk menanggapi dengan tegas tuntutannya agar menyediakan akses ke situs-situs yang diduga menyimpan atau menggunakan bahan nuklir yang tidak diumumkan. (Baca: Iran Blokir Inspeksi ke Situs Nuklir )

Teheran kemudian merasa jengkel dengan resolusi yang diadopsi oleh dewan Badan Energi Atom Internasional yang menuntut akses ke situs-situs tersebut. Resolusi itu sendiri diusulkan oleh Inggris, Prancis dan Jerman. Sementara Rusia dan China memilih menentangnya. Sedangkan Iran telah menampik tuduhan kegiatan nuklir di situs-situs tersebut.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved