Uskup Belo Pemenang Nobel Perdamaian Dijatuhi Sanksi Vatikan Gara-gara Skandal Seks

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 00:04 WIB
loading...
Uskup Belo Pemenang...
Uskup Carlos Ximenes Belo, petinggi Gereja Katolik asal Timor Leste yang meraih Hadiah Nobel Perdamaian, dijatuhi sanksi oleh Vatikan setelah dia dituduh melakukan pelecehan seks terhadap anak-anak. Foto/REUTERS
A A A
VATIKAN - Vatikan telah mengonfirmasi bahwa Uskup Carlos Ximenes Belo , petinggi Gereja Katolik Timor Leste yang meraih Hadiah Nobel Perdamaian, telah dijatuhi sanksi. Sanksi dijatuhkan setelah dia dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di negaranya pada tahun 1990-an.

Menurut Vatikan, Uskup Belo berada di bawah sanksi disiplin selama dua tahun terakhir.

Konfirmasi dari Vatikan muncul sehari setelah majalah Belanda, De Groene Amsterdammer, mengungkap klaim terhadap uskup Katolik yang dihormati itu, dengan mengutip dua orang yang diduga menjadi korbannya.

Majalah itu juga melaporkan ada orang lain yang tidak melapor.

Baca juga: Media Belanda: Uskup Belo Peraih Nobel Perdamaian Diduga Lakukan Pelecehan Seks Anak

Juru bicara Vatikan Matteo Bruni mengatakan kantor Vatikan yang menangani kasus pelecehan seks menerima laporan tuduhan "tentang perilaku uskup" pada 2019 dan dalam waktu satu tahun telah memberlakukan pembatasan.

Pembatasan yang dijatuhkan termasuk pembatasan pergerakan dan pelaksanaan pelayanan Uskup Belo, dan dilarang melakukan kontak sukarela dengan anak di bawah umur atau kontak dengan Timor Lorosa'e.

Dalam sebuah pernyataan, Bruni mengatakan sanksi itu dimodifikasi dan diperkuat pada November 2021 dan bahwa Uskup Belo telah secara resmi menerima hukuman pada kedua kesempatan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved