Intelijen Rusia: Barat Sembunyikan Pelaku Peledakan Pipa Nord Stream
Jum'at, 30 September 2022 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
Peskov berbicara setelah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan sebelumnya bahwa insiden di pipa Nord Stream telah terjadi di daerah yang dikendalikan oleh intelijen AS.
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko, Moskow siap mempertimbangkan permintaan dari negara-negara Uni Eropa untuk penyelidikan bersama atas insiden baru-baru ini di jaringan pipa gas lepas pantai Nord Stream. Misi Rusia untuk PBB juga telah meminta pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas serangan tersebut.
Pada hari Senin, operator pipa Nord Stream AG mengatakan kepada Sputnik bahwa operator telah mencatat penurunan tekanan gas yang cepat pada Jalur A dari pipa Nord Stream 2, dengan insiden yang terjadi di perairan Denmark dekat pulau Bornholm.
Operator kemudian mengatakan bahwa penurunan tekanan telah dicatat pada kedua senar pipa Nord Stream 1. Pihak berwenang Swedia dan Denmark mengatakan mereka telah mendeteksi ledakan di bawah laut, dengan konsensus bahwa insiden tersebut diakibatkan oleh sabotase.
Baca: Rusia Ungkap NATO Tes Peralatan Bawah Air di Dekat Pipa Gas Nord Stream
Pada saat yang sama, operator Nord Stream AG menyebut kerusakan pada pipa gas lepas pantai belum pernah terjadi sebelumnya, menambahkan bahwa tidak mungkin untuk menghitung jumlah waktu yang dibutuhkan untuk memperbaikinya.
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko, Moskow siap mempertimbangkan permintaan dari negara-negara Uni Eropa untuk penyelidikan bersama atas insiden baru-baru ini di jaringan pipa gas lepas pantai Nord Stream. Misi Rusia untuk PBB juga telah meminta pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas serangan tersebut.
Pada hari Senin, operator pipa Nord Stream AG mengatakan kepada Sputnik bahwa operator telah mencatat penurunan tekanan gas yang cepat pada Jalur A dari pipa Nord Stream 2, dengan insiden yang terjadi di perairan Denmark dekat pulau Bornholm.
Operator kemudian mengatakan bahwa penurunan tekanan telah dicatat pada kedua senar pipa Nord Stream 1. Pihak berwenang Swedia dan Denmark mengatakan mereka telah mendeteksi ledakan di bawah laut, dengan konsensus bahwa insiden tersebut diakibatkan oleh sabotase.
Baca: Rusia Ungkap NATO Tes Peralatan Bawah Air di Dekat Pipa Gas Nord Stream
Pada saat yang sama, operator Nord Stream AG menyebut kerusakan pada pipa gas lepas pantai belum pernah terjadi sebelumnya, menambahkan bahwa tidak mungkin untuk menghitung jumlah waktu yang dibutuhkan untuk memperbaikinya.
Lihat Juga :