Bom Bunuh Diri Hantam Pusat Pendidikan di Kabul, 19 Tewas
Jum'at, 30 September 2022 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Kembalinya Taliban ke kekuasaan di Afghanistan tahun lalu mengakhiri perang dua dekade dan pengurangan kekerasan yang signifikan, tetapi keamanan mulai memburuk dalam beberapa bulan terakhir di bawah kepemimpinan kelompok Islam garis keras itu.
Kelompok Hazara Syiah Afghanistan telah menghadapi penganiayaan selama beberapa dekade, dengan Taliban dituduh melakukan pelanggaran terhadap kelompok itu ketika mereka pertama kali memerintah dari 1996 hingga 2001.
Tuduhan semacam itu muncul lagi setelah mereka kembali berkuasa.
Hazara juga sering menjadi sasaran serangan musuh Taliban, kelompok Negara Islam atau ISIS. Keduanya menganggap mereka sesat.
Serangan yang tak terhitung jumlahnya telah menghancurkan daerah itu, dengan banyak menargetkan anak-anak, wanita, dan sekolah.
Baca: Menlu Pakistan kepada Taliban Afghanistan: Tak Bijak Bertarung dengan Perempuan
Tahun lalu, sebelum kembalinya Taliban, sedikitnya 85 orang - terutama siswa perempuan - tewas dan sekitar 300 terluka ketika tiga bom meledak di dekat sekolah mereka di Dasht-e-Barchi.
Kelompok Hazara Syiah Afghanistan telah menghadapi penganiayaan selama beberapa dekade, dengan Taliban dituduh melakukan pelanggaran terhadap kelompok itu ketika mereka pertama kali memerintah dari 1996 hingga 2001.
Tuduhan semacam itu muncul lagi setelah mereka kembali berkuasa.
Hazara juga sering menjadi sasaran serangan musuh Taliban, kelompok Negara Islam atau ISIS. Keduanya menganggap mereka sesat.
Serangan yang tak terhitung jumlahnya telah menghancurkan daerah itu, dengan banyak menargetkan anak-anak, wanita, dan sekolah.
Baca: Menlu Pakistan kepada Taliban Afghanistan: Tak Bijak Bertarung dengan Perempuan
Tahun lalu, sebelum kembalinya Taliban, sedikitnya 85 orang - terutama siswa perempuan - tewas dan sekitar 300 terluka ketika tiga bom meledak di dekat sekolah mereka di Dasht-e-Barchi.
Lihat Juga :