Inilah Kapal Perang Rusia yang Dilengkapi Senjata Nuklir

Jum'at, 30 September 2022 - 06:06 WIB
loading...
Inilah Kapal Perang...
Kapal perang Rusia, Moskva, yang tenggelam. Foto/wikipedia
A A A
MOSKOW - Kapal perang Rusia, Moskva, dilaporkan tenggelam di Laut Hitam pada Rabu, 13 April 2022 lalu. Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa kapal yang menjadi kebanggaan Rusia itu tenggelam karena mengalami kebakaran.

Peristiwa itu terjadi sebagai akibat dari ledakan amunisi kapal perang yang menyebabkan kapal tenggelam.

Di sisi lain, militer Ukraina mengaku bahwa merekalah yang menghancurkan kapal tersebut dengan serangan rudal Neptunus.

Baca juga: Ikuti Kebijakan Negara UE, Finlandia Tutup Perbatasan untuk Warga Rusia

Atas peristiwa tersebut, surat kabar Rusia, Novaya Gazeta Europe, melaporkan setidaknya 40 tentara tewas, beberapa hilang, dan mengalami luka-luka, namun pemerintah Rusia membuat pengakuan lain.

Rusia menyatakan ledakan kapal Moskva hanya menewaskan satu awak dan 27 lainnya hilang.

Tenggelamnya kapal Moskva menjadi pukulan tersendiri bagi militer Rusia. Terlebih lagi, beredar rumor bahwa kapal tersebut membawa senjata nuklir dalam rudal anti-kapal P-1000 Vulkan.

Kapal Moskva sendiri merupakan kapal penjelajah kelas Slava Uni Soviet yang dibuat pada masa Perang Dingin.

Kapal yang didesain mulai tahun 1960-an ini diluncurkan pertama kali pada tahun 1979 dan melakukan tugas perdananya pada 30 Januari 1983.

Kehadiran kapal ini tidak lepas dari misi Uni Soviet untuk menghancurkan kapal induk Amerika Serikat.

Moskva didesain dengan suprastruktur terpusat dan dilengkapi dengan dek pendaratan helikopter. Kapal ini dirancang sebagai kapal jarak jauh.

Mesinnya didukung oleh empat turbin gas yang diatur dalam konfigurasi COGOG (Combined Gas Or Gas). COGOG memungkinkan kapal menyimpan bahan bakar lebih baik, juga memberikan daya jelajah dan kecepatan yang tinggi.

Dengan mesin tersebut, Moskva dapat menempuh kecepatan maksimal hingga 32 knot dengan jangkauan 10.000 mil.

Dalam sistem radar, Moskva dilengkapi dengan radar pencarian jarak jauh seri 3D Voskhod/Top Pair MR-800.

Ada juga radar pencarian udara 3D Fregat MR-710 yang digunakan untuk melawan serangan udara yang masuk.

Untuk sistem pengendali tembakan, Moskva dilengkapi dengan pemasangan beberapa radar, seperti seri Bass Tilt AK-360 untuk menangani serangan udara jarak pendek.

Sistem senjata utama pada kapal Moskva adalah rudal anti kapal P-500 Bazalt. Rudal ini berjumlah 16 tabung yang dipasang di dua tepi kapal.

Kemudian rudal ini digantikan dengan rudal jelajah anti-kapal P-1000 Vulkan. Rudal inilah yang diasumsikan memiliki hulu ledak nuklir.

Melansir dari BBC, intelijen AS percaya bahwa Rusia memiliki sekitar 2.000 senjata nuklir taktis. Hulu ledak nuklir tersebut dapat ditempatkan pada berbagai jenis rudal seperti rudal jelajah dan peluru artileri.

Rumor mengenai hulu ledak nuklir pada rudal jelajah anti-kapal P-1000 Vulkan belum diketahui kebenarannya.

Selain senjata utama, Kapal Moskva juga dilengkapi dengan sepuluh tabung torpedo 533 mm dan dua mortir anti-kapal selam seri RBU-6000.

Ada juga meriam Dual-Purpose 130mm/L70 seri AK-130, peluncur rudal anti pesawat S-300PMU dan rudal anti pesawat jarak pendek OSA-MA.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved