Dituding Menghasut Kerusuhan, Putri Mantan Presiden Iran Ditangkap

Kamis, 29 September 2022 - 04:07 WIB
loading...
Dituding Menghasut Kerusuhan,...
Putri mantan Presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani, Faezeh Hashemi, ditangkap pihak berwenang karean dituduh menghasut kerusuhan. Foto/Al Araby
A A A
TEHERAN - Pihak berwenang Iran menangkap seorang putri mantan presiden pada hari Selasa karena diduga "menghasut perusuh". Demikian laporan outlet media semi-resmi Iran.

"Putri mendiang presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani yang berusia 59 tahun, Faezeh Hashemi, telah ditangkap di timur Teheran oleh badan keamanan karena menghasut para perusuh untuk melakukan protes jalanan," begitu laporan AFP mengutip kantor berita Iran Tasnim, yang dinukil Al Araby, Kamis (29/9/2022).

Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan, tetapi penahanan itu terjadi ketika Iran terus dicengkeram oleh gelombang demonstrasi setelah kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun.

Baca: Korban Tewas Aksi Protes di Iran Dilaporkan Capai 76 Orang

Amini ditangkap pada 16 September oleh polisi moral Iran karena diduga mengenakan jilbabnya 'secara tidak benar'. Dia dilaporkan dipukuli hingga koma dan kemudian meninggal dunia.

Faezeh Hashemi sendiri sebelumnya adalah anggota parlemen Iran.

Aktivis hak-hak perempuan itu telah memicu kemarahan pihak berwenang Iran di masa lalu dan dijatuhi hukuman enam bulan karena "propaganda melawan republik Islam" pada tahun 2012.

Pihak berwenang menuduh Hashemi terlibat dalam propaganda dan penistaan anti-Iran pada Juli atas pernyataan di media sosial, sebuah laporan bulan itu mengutip pernyataan pengadilan.

Baca: Profil Mahsa Amini, Perempuan yang Tewas setelah Ditangkap Polisi Moral Iran

Dia berpendapat bahwa seruan Teheran agar cabang militer Pengawal Revolusinya dihapus dari daftar sebagai kelompok teroris asing oleh AS "merusak" "kepentingan nasional" Iran, kata laporan pada saat itu.

Dia sebelumnya dilaporkan menggambarkan istri pertama Nabi Muhammad Khadijah sebagai "pengusaha", dan dengan alasan ini menunjukkan wanita dapat berpartisipasi dalam ekonomi. Dia juga diduga mengatakan bahwa Nabi Muhammad telah menghabiskan uang Khadijah.

Dia kemudian menggambarkan pernyataan itu sebagai lelucon tanpa niat menyebabkan penghinaan, kata AFP, mengutip kantor berita resmi Iran IRNA.

Baca: Bikin Gempar, Putri Eks Presiden Iran Sebut Nabi Muhammad Sia-siakan Uang Istrinya

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved