4 Wilayah Ukraina Memilih Bergabung, Ini Kata Rusia
Kamis, 29 September 2022 - 00:54 WIB
loading...
A
A
A
Selama lima hari terakhir, partisipasi pemilih di Donbass, Lugansk, dan wilayah Kherson serta wilayah Zaporozhye jauh melebihi ambang batas 50% pemilih terdaftar. Orang-orang datang ke tempat pemungutan suara meskipun ada pemboman Ukraina dan ancaman serangan teror.
Hasilnya membuktikan dukungan besar untuk bergabung dengan Rusia di antara para pemilih: 99,23% di Republik Rakyat Donetsk; 98,42% di Republik Rakyat Lugansk; 87,05% di wilayah Kherson dan 93,11% di wilayah Zaporozhye menyetujui keputusan untuk bergabung dengan Federasi Rusia.
Setelah hasil referendum diumumkan, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia dan mantan Presiden Dmitry Medvedev mengklaim dalam postingannya di Telegram bahwa hasil referendum "jelas." Ia pun menyapa orang-orang di wilayah Donbass, Kherson, dan Zaporozhye, dengan mengatakan "Selamat datang di rumah, di Rusia!"
Baca: Hasil Referendum Kherson Ukraina Ungkap 87% Pemilih Ingin Gabung Rusia
Negara-negara Barat telah menolak pemungutan suara itu sebagai sebuah kepura-puraan yang tidak berarti yang dilakukan oleh Moskow dalam upaya untuk melegitimasi invasinya ke Ukraina dan pendudukannya atas wilayah-wilayah di timur.
Hasilnya membuktikan dukungan besar untuk bergabung dengan Rusia di antara para pemilih: 99,23% di Republik Rakyat Donetsk; 98,42% di Republik Rakyat Lugansk; 87,05% di wilayah Kherson dan 93,11% di wilayah Zaporozhye menyetujui keputusan untuk bergabung dengan Federasi Rusia.
Setelah hasil referendum diumumkan, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia dan mantan Presiden Dmitry Medvedev mengklaim dalam postingannya di Telegram bahwa hasil referendum "jelas." Ia pun menyapa orang-orang di wilayah Donbass, Kherson, dan Zaporozhye, dengan mengatakan "Selamat datang di rumah, di Rusia!"
Baca: Hasil Referendum Kherson Ukraina Ungkap 87% Pemilih Ingin Gabung Rusia
Negara-negara Barat telah menolak pemungutan suara itu sebagai sebuah kepura-puraan yang tidak berarti yang dilakukan oleh Moskow dalam upaya untuk melegitimasi invasinya ke Ukraina dan pendudukannya atas wilayah-wilayah di timur.
Lihat Juga :