Eks Panglima NATO: Putin Akan Ditinggalkan China Jika Gunakan Senjata Nuklir
Senin, 26 September 2022 - 12:01 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin terancam ditinggalkan sekutu-sekutunya, termasuk China, jika nekat menggunakan senjata nuklir di Ukraina. Foto/REUTERS
A
A
A
BRUSSELS - Mantan Panglima Tertinggi Sekutu NATO Laksamana (Purn) James Stavridis mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin akan ditinggalkan sekutu-sekutunya, termasuk China, jika nekat menggunakan senjata nuklir di Ukraina.
Komentar Stavridis disampaikan hari Minggu (25/9/2022) setelah pemimpin Rusia secara eksplisit mengeluarkan ancaman menggunakan senjata nuklir di Ukraina dalam pidato yang disiarkan televisi pada Rabu pekan lalu.
"Jika Rusia merasa integritas teritorialnya terancam, kami akan menggunakan semua metode pertahanan yang kami miliki, dan ini bukan gertakan," kata Putin.
"Mereka yang mencoba memeras kita dengan senjata nuklir harus tahu bahwa angin juga bisa berputar ke arah mereka," lanjut Putin.
Baca juga: Zelensky Plinplan, Sekarang Percaya Putin Bisa Nekat Gunakan Senjata Nuklir
Segera setelah dimulainya invasi ke Ukraina pada akhir Februari, Putin menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi.
Komentar Stavridis disampaikan hari Minggu (25/9/2022) setelah pemimpin Rusia secara eksplisit mengeluarkan ancaman menggunakan senjata nuklir di Ukraina dalam pidato yang disiarkan televisi pada Rabu pekan lalu.
"Jika Rusia merasa integritas teritorialnya terancam, kami akan menggunakan semua metode pertahanan yang kami miliki, dan ini bukan gertakan," kata Putin.
"Mereka yang mencoba memeras kita dengan senjata nuklir harus tahu bahwa angin juga bisa berputar ke arah mereka," lanjut Putin.
Baca juga: Zelensky Plinplan, Sekarang Percaya Putin Bisa Nekat Gunakan Senjata Nuklir
Segera setelah dimulainya invasi ke Ukraina pada akhir Februari, Putin menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi.
Lihat Juga :