Invasi Rusia Hancurkan 300 Gedung Sekolah di Ukraina
Minggu, 25 September 2022 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
“Tapi, begitu pasukan Ukraina mengambil posisi di sana, Rusia menyadari kesalahan mereka dan mengebom segalanya," kata pria berusia 51 tahun itu melalui telepon dari kota Mykolaiv tempat dia sekarang tinggal.
Baca: Rusia Klaim Bunuh 300 Milisi Asing yang Berperang untuk Ukraina
Di desa itu, sebagian besar atap kini telah tertiup angin. Hanya 25 penduduk yang masih tinggal di sana dari sekitar 1.700 penduduk, katanya. Pada siang hari, jalan-jalan sepi - keheningan hanya dipecahkan oleh deru artileri di dekatnya.
Ukraina meluncurkan serangan balasan tiga minggu lalu, tetapi hasilnya masih sulit untuk dinilai di wilayah tersebut. Pada hari Kamis, desa itu menerima serangan rudal yang mencungkil kawah sedalam 5 meter di sebidang tanah kosong - sebuah "hadiah Rusia", menurut Letnan Andriy Grushelsky.
"Bom itu pasti memiliki berat setidaknya satu ton. Syukurlah, bom itu jatuh 20 meter dari kamp kami, jika tidak saya tidak akan berbicara dengan Anda hari ini," katanya kepada AFP. “Tapi sekolah desa yang "cukup indah" itu kurang beruntung,” lanjutnya.
Baca: Rusia Klaim Bunuh 300 Milisi Asing yang Berperang untuk Ukraina
Di desa itu, sebagian besar atap kini telah tertiup angin. Hanya 25 penduduk yang masih tinggal di sana dari sekitar 1.700 penduduk, katanya. Pada siang hari, jalan-jalan sepi - keheningan hanya dipecahkan oleh deru artileri di dekatnya.
Ukraina meluncurkan serangan balasan tiga minggu lalu, tetapi hasilnya masih sulit untuk dinilai di wilayah tersebut. Pada hari Kamis, desa itu menerima serangan rudal yang mencungkil kawah sedalam 5 meter di sebidang tanah kosong - sebuah "hadiah Rusia", menurut Letnan Andriy Grushelsky.
"Bom itu pasti memiliki berat setidaknya satu ton. Syukurlah, bom itu jatuh 20 meter dari kamp kami, jika tidak saya tidak akan berbicara dengan Anda hari ini," katanya kepada AFP. “Tapi sekolah desa yang "cukup indah" itu kurang beruntung,” lanjutnya.
Lihat Juga :