Cegah Protes Terus Berkembang, Iran Blokir Internet dan Medsos

Jum'at, 23 September 2022 - 14:19 WIB
loading...
A A A
“Para pengunjuk rasa juga menggunakan internet untuk mengatur diri mereka sendiri. Mereka dapat saling menelepon dan mengatakan ketika mereka dalam bahaya atau saling memperingatkan,” ungkapnya.

Korps Garda Revolusi Iran yang kuat meminta pengadilan untuk mengadili mereka yang menyebarkan berita dan rumor palsu dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan pada hari Kamis waktu setempat.

Mahsa Amini ditahan pada 16 September karena diduga memakai jilbab dengan cara yang “tidak pantas”. Aktivis mengatakan wanita itu, yang nama depan Kurdinya adalah Jhina, mengalami pukulan fatal di kepala, klaim yang dibantah oleh para pejabat, yang telah mengumumkan hasil penyelidikan.

Polisi terus mempertahankan pendapat bahwa Amini meninggal karena sebab alami, tetapi keluarganya mencurigai bahwa dia menjadi sasaran pemukulan dan penyiksaan.

Kematian Amini terjadi di tengah tindakan keras pemerintah Iran terhadap hak-hak perempuan. Pada 15 Agustus, presiden garis keras Iran, Ebrahim Raisi, menandatangani sebuah dekrit yang, antara lain, meningkatkan hukuman bagi wanita yang memposting konten anti-hijab secara online.

Baca: Protes Kematian Mahsa Amini, Para Wanita Iran Lepas dan Bakar Jilbab

Pada briefing dengan beberapa wartawan barat di sela-sela sidang umum PBB, Raisi mengatakan keadaan kematian Amini sedang diselidiki.

Dalam kesempatan itu, Raisi mengatakan tanda-tanda awal dari penyelidikan menunjukkan tidak ada pemukulan atau kekerasan yang menyebabkan kematiannya.

"Semua tanda menunjukkan serangan jantung atau stroke otak," ujarnya, tetapi dia menekankan "itu bukan penentuan akhir".

Dia mengatakan kematian akibat kekerasan polisi telah terjadi ratusan kali di AS, dan juga di Inggris.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved