Cegah Protes Terus Berkembang, Iran Blokir Internet dan Medsos

Jum'at, 23 September 2022 - 14:19 WIB
loading...
Cegah Protes Terus Berkembang,...
Iran memblokir internet dan media sosial guna mencegah berkembangnya aksi protes kematian Mahsa Amini. Foto/Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Iran telah memblokir internet di beberapa wilayah Ibu Kota Teheran dan Kurdistan dan memblokir akses ke platform media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. Langkah itu dilakukan untuk membatasi gerakan demonstrasi kematian Mahsa Amini yang terus berkembang dan mengandalkan media sosial untuk mendokumentasikannya.

Ini terjadi ketika demonstrasi anti-rezim tumpah ke dunia maya, dengan video wanita membakar jilbab mereka menjadi viral. Wanita lain telah memposting video emosional di mana mereka memotong rambut mereka sebagai protes di bawah tagar #Mahsa_Amini.

Di Iran selatan, rekaman video yang konon dari hari Rabu menunjukkan para demonstran membakar gambar raksasa di sisi gedung Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pengawal Revolusi yang dihormati, yang tewas dalam serangan AS tahun 2020 di Irak.

Demonstran melemparkan batu ke pasukan keamanan, membakar kendaraan polisi dan tempat sampah serta meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah, kata kantor berita resmi Iran IRNA.

Pada hari Kamis, media Iran mengatakan tiga anggota milisi yang dikerahkan untuk menangani perusuh ditikam atau ditembak mati di kota barat laut Tabriz, kota pusat Qazvin dan Mashhad di timur laut negara itu.

Seorang anggota keempat pasukan keamanan tewas di kota selatan Shiraz, kantor berita Iran melaporkan, menambahkan bahwa seorang pengunjuk rasa ditikam sampai mati di Qazvin, menambah enam kematian pengunjuk rasa yang telah diumumkan oleh para pejabat.

Pihak berwenang Iran telah membantah terlibat dalam para kematian pengunjuk rasa.

Amnesty International mengatakan telah mencatat kematian delapan orang - enam pria, satu wanita dan seorang anak - dengan empat tembakan oleh pasukan keamanan dari jarak dekat dengan pelet logam.

Aksi protes tersebut termasuk yang paling serius di Iran sejak kerusuhan November 2019 terkait kenaikan harga bahan bakar.

Baca: Demo soal Kematian Mahsa Amini Menyebar di 50 Kota Iran, Kantor Polisi Dibakar

“Pemutusan internet harus dipahami sebagai perpanjangan dari kekerasan dan penindasan yang terjadi di ruang fisik,” kata Azadeh Akbari, peneliti pengawasan siber di University of Twente, Belanda.

“Media sosial sangat penting untuk memobilisasi pengunjuk rasa, tidak hanya untuk mengoordinasikan pertemuan tetapi juga untuk memperkuat tindakan perlawanan," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Preview Spanyol vs Argentina:...
Preview Spanyol vs Argentina: Siapa Kampiun Piala Dunia 2026?
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin...
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin Jadi Ruang Seni saat Jakarta Berusia 500 Tahun
Berita Terkini
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved