Protes Putusan Mobilisasi, 1.300 Demonstran Rusia Ditangkap Polisi
Jum'at, 23 September 2022 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
“Saya datang untuk mengatakan bahwa saya menentang perang dan mobilisasi,” ujar Oksana Sidorenko, seorang mahasiswa, mengatakan kepada AFP. “Mengapa mereka memutuskan masa depan saya untuk saya? Saya takut untuk diri saya sendiri, untuk saudara saya,” tambahnya.
Baca: Tiket Pesawat Keluar Rusia Ludes Pasca Putin Umumkan Mobilisasi
Terlepas dari hukum keras Rusia yang melarang kritik terhadap militer dan perang, protes tetap terjadi di seluruh negeri. Lebih dari 1.300 orang Rusia ditangkap dalam demonstrasi anti-perang di 38 kota, menurut kelompok hak asasi manusia independen Rusia OVD-Info.
Sebelumnya, gerakan anti-perang Gerakan Pemuda Demokratik Vesna menyerukan demonstrasi. “Kami menyerukan kepada militer Rusia di unit dan di garis depan untuk menolak berpartisipasi dalam ‘operasi khusus’ atau menyerah sesegera mungkin,” kata Vesna dalam banding di situsnya, merujuk pada perang Rusia-Ukraina.
“Anda tidak harus mati untuk Putin,” lanjut pernyataan itu. “Kamu dibutuhkan di Rusia oleh mereka yang mencintaimu. Bagi pihak berwenang, Anda hanya umpan meriam, di mana Anda akan disia-siakan tanpa makna atau tujuan apa pun,” lanjutnya.
Baca: Tiket Pesawat Keluar Rusia Ludes Pasca Putin Umumkan Mobilisasi
Terlepas dari hukum keras Rusia yang melarang kritik terhadap militer dan perang, protes tetap terjadi di seluruh negeri. Lebih dari 1.300 orang Rusia ditangkap dalam demonstrasi anti-perang di 38 kota, menurut kelompok hak asasi manusia independen Rusia OVD-Info.
Sebelumnya, gerakan anti-perang Gerakan Pemuda Demokratik Vesna menyerukan demonstrasi. “Kami menyerukan kepada militer Rusia di unit dan di garis depan untuk menolak berpartisipasi dalam ‘operasi khusus’ atau menyerah sesegera mungkin,” kata Vesna dalam banding di situsnya, merujuk pada perang Rusia-Ukraina.
“Anda tidak harus mati untuk Putin,” lanjut pernyataan itu. “Kamu dibutuhkan di Rusia oleh mereka yang mencintaimu. Bagi pihak berwenang, Anda hanya umpan meriam, di mana Anda akan disia-siakan tanpa makna atau tujuan apa pun,” lanjutnya.
Lihat Juga :