Dmitry Medvedev: Rusia Siap Gunakan Senjata Nuklir untuk Pertahankan Wilayah Baru

Kamis, 22 September 2022 - 18:11 WIB
loading...
Dmitry Medvedev: Rusia...
Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev (kiri) sebut Moskow siap gunakan senjata nuklir strategis untuk mempertahankan wilayahnya yang baru. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Dmitry Medvedev, Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia, mengatakan Rusia siap menggunakan senjata nuklir strategis untuk mempertahankan wilayahnya yang baru.

Wilayah baru yang dimaksud adalah wilayah-wilayah Ukraina yang memerdekakan diri dan bersiap referendum untuk gabung dengan Federasi Rusia. Sejauh ini, Donetsk dan Luhansk yang bersiap untuk referendum.

“Rusia siap untuk mempertahankan wilayah [baru] yang ditambahkan ke dalamnya dengan segala cara, termasuk [menggunakan] senjata nuklir strategis,” kata Medvedev, seperti dikutip Reuters, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Apa yang Terjadi Jika Putin Nekat Pencet Tombol Serangan Nuklir?

Medvedev, mantan presiden yang merupakan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin, mengatakan pemungutan suara untuk calon wilayah-wilayah baru Rusia akan dijalankan. "Dan tidak ada jalan kembali," ujarnya.

“Pembentukan Barat dan semua warga negara-negara NATO pada umumnya perlu memahami bahwa Rusia telah memilih jalannya sendiri,” kata Medvedev.

Pernyataannya muncul 24 jam setelah Putin mengangkat prospek perang nuklir atas konflik di Ukraina, sebuah langkah yang dikecam oleh beberapa pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Liz Truss di Majelis Umum PBB di New York.

Putin, dalam pidatonya pada Rabu pagi, memperingatkan terhadap "pemerasan nuklir”, mengancam akan menanggapi dengan kekuatan persenjataannya sendiri yang luas.

"Barat telah terlibat dalam pemerasan nuklir terhadap kami," katanya.

"Dalam kebijakan anti-Rusia yang agresif, Barat telah melewati semua batas,” kata Putin.

“Ketika integritas teritorial negara kami terancam, kami pasti akan menggunakan semua cara yang kami miliki untuk melindungi Rusia dan rakyat kami. Ini bukan gertakan," katanya lagi.

“Mereka yang mencoba memeras kita dengan senjata nuklir harus tahu bahwa angin juga bisa berputar ke arah mereka.”

Putin mengatakan dia telah menandatangani dekrit yang menyatakan Rusia akan memobilisasi secara parsial tentara cadangannya. Tentara cadangan adalah warga sipil Rusia yang menjalani wajib militer.

Ini adalah mobilisasi pertama pasukan Rusia sejak Perang Dunia Kedua.

"Saya akan menekankan bahwa warga Rusia yang dipanggil sebagai bagian dari mobilisasi akan diberikan semua manfaat dari mereka yang bertugas di bawah kontrak," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved