Kekalahan Rusia Kuak Kejahatan Kemanusiaan yang Ditutupi

Minggu, 18 September 2022 - 16:43 WIB
loading...
A A A
Seluruh klaim itu runtuh sepenuhnya setelah Ukraina berhasil memulihan kontrol terhadap daerah tersebut dimana pemerintah boneka setempat melakukan tindakan kekerasan dan teror yang mengerikan terhadap penduduk setempat.

Selama lebih dari lima bulan pendudukan Rusia, penduduk Ukraina di Izium menjadi sasaran teror dan kekerasan yang menjadi bagian kampanye Vladimir Putin untuk menghancurkan Ukraina sebagai sebuah bangsa.

Strategi serupa dilakukan pemimpin NAZI, Adolf Hitler yang di dalam negeri maupun dalam setiap invasi ke negara berdaulatan di Eropa adalah secara sistematis berusaha untuk memusnahkan orang-orang Yahudi, Gipsi, Polandia, keturunan Afrika.

Belajar dari sejarah pendudukan Nazi dan kekejaman rezim komunisme Uni Sovyet, Pemerintah Ukraina telah berulang kali menyatakan di masa lalu bahwa situasi kemanusiaan di wilayah yang diduduki Rusia dapat berubah menjadi bencana.

Hal ini terjadi terutama karena Rusia membuat blokade informasi, menghalangi akses masyarakat lokal ke informasi yang benar. Hasilnya, pendudukan Rusia di Izium mengakibatkan serangkaian kejahatan berdarah terhadap Ukraina.

Baca: Kota Tempat Pasukan Rusia Dipukul Mundur Tentara Ukraina

Sekitar 460 kuburan ditemukan: mayat dikubur di jalur hutan, sementara ratusan penduduk setempat menghilang tanpa jejak. Rusia menghancurkan 80% dari persediaan perumahan kota ketika pasukan invasi menembakkan rudal 10 kali lebih banyak ke Izium daripada yang mereka lakukan di Mariupol.

Penduduk Izium yang terletak dekat di perbatasan Rusia, seolah terjebak oleh pendudukan Rusia karena tidak memiliki kesempatan atau keinginan untuk mengungsi sehingga harus mengalami interogasi dan penyiksaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved