Kepala Intelijen Militer AS: Putin Tidak Dapat Mencapai Tujuan di Ukraina

Sabtu, 17 September 2022 - 17:03 WIB
loading...
Kepala Intelijen Militer...
Kepala Intelijen Militer AS: Putin Tidak Dapat Mencapai Tujuan di Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Kemunduran Rusia dan sumber daya yang terbentang di Ukraina menunjukkan pasukan Moskow tidak mampu mencapai tujuan awal yang dicanangkan Presiden Vladimir Putin dalam menginvasi negara itu seperti yang terjadi sekarang. Hal itu diungkapkan Kepala Intelijen Pentagon.

“Kami sampai pada titik sekarang di mana saya pikir Putin harus merevisi apa tujuannya untuk operasi ini,” kata Letnan Jenderal Scott Berrier, Direktur Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat (AS), seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Senator Rusia Desak Putin Hancurkan Barat: Perang Sesungguhnya Telah Dimulai!

Ia mengatakan hal itu pada konferensi intelijen dan keamanan nasional di luar Washington. "Karena cukup jelas sekarang bahwa dia tidak akan bisa melakukan apa yang awalnya dia ingin lakukan," lanjutnya.

Putin mengirim pasukan ke negara tetangga Ukraina pada Februari dengan apa yang dikatakan pejabat AS sebagai tujuan untuk menggulingkan pemerintah Ukraina yang bersahabat dengan Barat. Pasukan Ukraina mengusir pejuang Rusia dari posisi mereka di sekitar ibu kota Ukraina pada awal perang.

Sementara Rusia dilaporkan mengalami kemunduran besar lainnya minggu lalu, ketika serangan balasan Ukraina memaksa pasukannya mundur dari petak besar timur laut Ukraina.

Baca: Sambil Tersenyum, Putin Peringatkan Ukraina: Perang Bisa Menjadi Lebih Serius!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved