Pakar Militer Rusia Desak Putin Rampungkan Rencana Serangan Nuklir ke NATO
Jum'at, 16 September 2022 - 09:47 WIB
loading...
A
A
A
Pembaruan itu juga mengatakan bahwa pasukan Rusia telah "bervariasi" dalam penarikan mundur mereka dari daerah yang berbeda. "Karena beberapa telah dalam keadaan yang relatif baik, sementara yang lain melarikan diri dengan panik," kata kementerian tersebut.
Selain komentar yang dibuat oleh Korotchenko, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova juga mengkritik Amerika Serikat karena terus mengirim senjata ke Ukraina. "AS dan sekutunya telah menjadi kaki tangan dalam kejahatan perang [Ukraina]," ujarnya.
"Jika Washington memutuskan untuk memasok Kiev dengan rudal jarak jauh, itu akan melewati garis merah dan menjadi pihak langsung dalam konflik. Kami berhak untuk mempertahankan wilayah kami," kata Zakharova.
"Dalam skenario seperti itu, kami akan dipaksa untuk merespons secara memadai, menurut pendapat saya, ini jelas. Langkah yang tidak bertanggung jawab seperti itu akan sangat tidak stabil, berkontribusi pada peningkatan ketegangan tambahan dan memicu perlombaan senjata."
Selain komentar yang dibuat oleh Korotchenko, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova juga mengkritik Amerika Serikat karena terus mengirim senjata ke Ukraina. "AS dan sekutunya telah menjadi kaki tangan dalam kejahatan perang [Ukraina]," ujarnya.
"Jika Washington memutuskan untuk memasok Kiev dengan rudal jarak jauh, itu akan melewati garis merah dan menjadi pihak langsung dalam konflik. Kami berhak untuk mempertahankan wilayah kami," kata Zakharova.
"Dalam skenario seperti itu, kami akan dipaksa untuk merespons secara memadai, menurut pendapat saya, ini jelas. Langkah yang tidak bertanggung jawab seperti itu akan sangat tidak stabil, berkontribusi pada peningkatan ketegangan tambahan dan memicu perlombaan senjata."
(min)
Lihat Juga :