Sekjen PBB Berharap Pembicaraan Saudi-Iran Bisa Bantu Redakan Ketegangan Regional

Kamis, 15 September 2022 - 23:22 WIB
loading...
Sekjen PBB Berharap...
Sekjen PBB Berharap Pembicaraan Saudi-Iran Bisa Bantu Redakan Ketegangan Regional. FOTO/Reuters
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan harapan bahwa pembicaraan sedang berlangsung antara pihak berwenang di Arab Saudi dan Iran akan membantu meredakan ketegangan di kawasan Teluk.

“Saya berharap dialog yang dimulai antara Arab Saudi dan Iran, dan bentuk-bentuk dialog lainnya di kawasan itu, akan membuahkan hasil dan akan memungkinkan pengurangan ketegangan di Teluk,” katanya kepada Arab News, Rabu (14/9/2022).

Baca: Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi

Harapan itu muncul ketika Guterres merefleksikan peran Kerajaan Saudi, UEA, dan negara-negara Teluk lainnya dapat bermain dalam mengatasi krisis global - termasuk kerawanan pangan, keadaan darurat terkait iklim dan kekurangan energi - dan konflik regional seperti yang terjadi di Suriah, Yaman, Libya dan antara Israel dan Palestina.

“Saya yakin (Arab Saudi, UEA, dan seluruh Dewan Kerjasama Teluk) akan cukup aktif dalam kaitannya dengan promosi solusi damai di lingkungan mereka: Di Suriah, Libya, Yaman atau di negara lain mana pun yang dekat dengan mereka,” kata Guterres.

“Saya pikir orang-orang Suriah, orang-orang Libya, orang-orang Yaman sudah terlalu banyak menderita. Dan, seruan saya adalah agar semua orang berkumpul untuk memecahkan masalah itu,” lanjutnya.

Baca: Iran Buka Diri untuk Dialog Lanjutan dengan Saudi, Syaratnya Saling Menghormati

Guterres juga mengatakan, dia berharap bahwa negara-negara GCC, yang memiliki kapasitas produksi yang sangat besar, akan berkontribusi (menyelesaikan) krisis energi di dunia.”

Beralih ke perkembangan terbaru di Libya, Guterres mengatakan bahwa gencatan senjata yang seharusnya ada “tidak terlihat.”

“Sulit untuk mengetahui apa tantangan terbesar yang membutuhkan tindakan. Kita harus menjaga perdamaian antara (otoritas saingan di) timur dan barat tetapi itu juga berarti menjaga perdamaian sehubungan dengan konfrontasi baru-baru ini yang terjadi di Tripoli,” ungkapnya.

Baca: Arab Saudi Berniat Gelar Putaran Baru Pembicaraan dengan Iran

“Dengan milisi yang mendukung (Perdana Menteri Persatuan Nasional Abdul Hamid) Dbeibah atau (Pemimpin Pemerintah Stabilitas Nasional Fathi) Bashaga, kami membutuhkan permusuhan (untuk dihentikan.) Itu fundamental,” lanjut Guterres.

Guterres mengatakan bahwa legitimasi tetap menjadi masalah di Libya dan dia menyerukan kesepakatan cepat antara Dewan Perwakilan Rakyat di timur negara itu dan Dewan Tinggi Negara yang akan memungkinkan penerapan perubahan hukum yang diperlukan untuk pemilihan nasional berlangsung.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved