Nekat Beli Minyak Rusia, AS Ancam Berikan Sanksi

Sabtu, 10 September 2022 - 21:02 WIB
loading...
Nekat Beli Minyak Rusia,...
AS mengancam akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang membeli minyak Rusia tidak sesuai batas harga yang disepakati. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS) akan diizinkan untuk membeli minyak Rusia melalui laut jika mereka mematuhi batas harga yang disepakati oleh negara-negara sekutu. Pengumuman itu dikeluarkan Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan AS dalam panduan awal yang diterbitkan pada hari Jumat.

Menurut dokumen itu, AS akan melarang layanan yang terkait dengan transportasi laut minyak Rusia yang melintasi laut mulai 5 Desember, dan layanan yang terkait dengan produk minyak mulai 5 Februari 2023.

"Larangan itu tidak akan berlaku untuk membeli bahan bakar Rusia pada atau di bawah batas harga yang akan ditetapkan oleh koalisi negara-negara termasuk G7 dan Uni Eropa," menurut dokumen itu.

Baca: Rusia Janji Kirim Biji-bijian dan Pupuk untuk Negara-negara Termiskin

"Jika aturan tersebut diikuti, layanan seperti asuransi dan pengisian bahan bakar dapat diberikan kepada kapal," begitu bunyi dokumen tersebut seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (10/9/2022).

Dokumen itu juga menyatakan importir atau penyuling yang ingin membeli minyak Rusia di bawah batas harga harus memberikan dokumen yang membuktikan kepatuhan kepada penyedia layanan transportasi.

"Pembeli yang membayar lebih dari batas atau dengan sengaja memberikan informasi palsu akan menghadapi pemeriksaan hukum dan kemungkinan denda," kata dokumen tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Berita Terkini
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved