China Bebaskan Tersangka Mata-mata Jepang dari Penjara

Kamis, 02 Juli 2020 - 12:58 WIB
loading...
China Bebaskan Tersangka...
China bebaskan seorang tersangka mata-mata Jepang dari penjara. Foto/Straits Times
A A A
TOKYO - Seorang pria asal Jepang berusia 50-an tahun telah dibebaskan dari penjara China setelah menyelesaikan hukuman penjara selama lima tahun. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga.

"Pria itu telah ditahan sejak 2015 dan secara resmi dijatuhi hukuman penjara pada 2018," kata Suga seperti dikutip dari Straits Times, Kamis (2/7/2020).

Kantor berita Kyodo News sebelumnya melaporkan bahwa seorang pria berusia 59 tahun, yang tidak disebutkan namanya, telah menjalani hukuman penjara atas tuduhan melakukan aksi spionase. Kyodo News mengutip pernyataan sumber pemerintah.

"Jepang membantah terlibat dalam kegiatan mata-mata," bunyi laporan itu.

Pria tersebut direncanakan akan kembali ke Jepang pada hari ini.

Pembebasan itu terjadi ketika hubungan antara Jepang dan China merenggang yang dipicu oleh tindakan keras Beijing terhadap Hong Kong di bawah undang-undang keamanan baru yang mulai berlaku minggu ini.

Sembilan orang Jepang telah didakwa di bawah undang-undang keamanan dan spionase China yang diberlakukan pada tahun 2014.

Pria itu pindah ke Korea Utara (Korut) pada 1960-an, kemudian membelot dan kembali ke Jepang. Ia ditahan pada tahun 2015 dekat perbatasan China dengan Korut dan dijatuhi hukuman penjara lima tahun pada tahun 2018.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved