Sebut Musuh Kuat, Jenderal Israel Siap Gempur Hizbullah
Sabtu, 10 September 2022 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
“Itu dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan. Saya harus mengatakan itu," katanya, yang dilansir Sabtu (10/9/2022).
Komando Utara dianggap sebagai salah satu tugas paling bergengsi dan menantang di militer Israel. Ini tidak hanya mencakup perbatasan yang tegang dengan Lebanon, tetapi juga serangkaian pasukan Iran dan milisi sekutunya di Suriah.
Hizbullah yang didukung Iran, yang baru-baru ini menandai 40 tahun berdirinya kelompok itu, adalah jantung dari ancaman tersebut.
Selama berbulan-bulan, Hizbullah telah mengancam untuk menyerang platform gas alam Israel di Laut Mediterania ketika Israel dan pemerintah Lebanon melakukan negosiasi yang ditengahi Amerika Serikat atas perbatasan maritim mereka yang disengketakan.
Pada bulan Juli, Israel menembak jatuh tiga drone pengintai yang diluncurkan oleh Hizbullah ketika menuju ladang gas.
Dalam perang 2006, Hizbullah memerangi Israel hingga menemui jalan buntu dalam sebulan pertempuran yang berakhir dengan gencatan senjata PBB.
Kenangan pahit dari pertempuran itu telah membuat kedua belah pihak waspada untuk memulai perang baru. Krisis politik dan ekonomi Lebanon juga dapat menghalangi Hizbullah.
Namun, ketegangan baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran di Israel tentang pertempuran baru. Militer Israel telah menginvestasikan banyak uang untuk mempersiapkan skenario ini.
Komando Utara dianggap sebagai salah satu tugas paling bergengsi dan menantang di militer Israel. Ini tidak hanya mencakup perbatasan yang tegang dengan Lebanon, tetapi juga serangkaian pasukan Iran dan milisi sekutunya di Suriah.
Hizbullah yang didukung Iran, yang baru-baru ini menandai 40 tahun berdirinya kelompok itu, adalah jantung dari ancaman tersebut.
Selama berbulan-bulan, Hizbullah telah mengancam untuk menyerang platform gas alam Israel di Laut Mediterania ketika Israel dan pemerintah Lebanon melakukan negosiasi yang ditengahi Amerika Serikat atas perbatasan maritim mereka yang disengketakan.
Pada bulan Juli, Israel menembak jatuh tiga drone pengintai yang diluncurkan oleh Hizbullah ketika menuju ladang gas.
Dalam perang 2006, Hizbullah memerangi Israel hingga menemui jalan buntu dalam sebulan pertempuran yang berakhir dengan gencatan senjata PBB.
Kenangan pahit dari pertempuran itu telah membuat kedua belah pihak waspada untuk memulai perang baru. Krisis politik dan ekonomi Lebanon juga dapat menghalangi Hizbullah.
Namun, ketegangan baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran di Israel tentang pertempuran baru. Militer Israel telah menginvestasikan banyak uang untuk mempersiapkan skenario ini.
Lihat Juga :