Iran Desak Liga Arab Fokus Kejahatan Israel, Bukan pada Teheran

Sabtu, 10 September 2022 - 02:01 WIB
loading...
Iran Desak Liga Arab...
Menteri Luar Negeri Iran Hussein Emir Abdullahiyan (kedua dari kanan) berpose untuk foto selama Konferensi Kerjasama dan Kemitraan Baghdad di Baghdad, Irak pada 28 Agustus 2021. Foto/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani menyatakan negara-negara Liga Arab memiliki "kurangnya pemahaman" tentang perkembangan regional dan "apa yang terjadi di kawasan itu".

Sikap Nasser Kanaani itu menanggapi pernyataan yang dikeluarkan para menteri luar negeri (menlu) Liga Arab setelah pertemuan mereka awal pekan ini.

Saat itu para menlu Liga Arab mengkritik Republik Islam Iran karena ikut campur dalam urusan internal negara-negara Arab.

"Penerbitan pernyataan tersebut mencerminkan kurangnya pemahaman, oleh negara-negara penandatangan, tentang perkembangan peristiwa regional dan realitas apa yang terjadi di kawasan itu," ujar Kanaani.

Baca juga: Erdogan: Turki Tangkap Pemimpin Senior ISIS

Dia menyarankan, “Negara-negara Liga Arab untuk fokus pada kejahatan entitas Zionis terhadap rakyat Palestina, daripada mengulangi tuduhan yang kurang bernilai."

Dia menganggap, “Pernyataan Liga Arab bertentangan dengan upaya beberapa negara penandatangan untuk meningkatkan kualitas hubungan mereka dengan Iran."

Dewan Liga Negara-negara Arab mengadakan sesi ke-158 di tingkat menteri luar negeri pada Selasa di markas Sekretariat Jenderal Liga Arab.

Baca juga: Postingan BBC tentang Ratu Elizabeth II dan Afrika Picu Kemarahan

Mereka membahas isu-isu aksi bersama Arab seperti politik, keamanan, ekonomi, hukum dan sosial.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal Bin Farhan Bin Abdullah Al Saud memimpin pertemuan Komite Kuartet Menteri Arab tentang krisis dengan Iran, yang "membahas jalannya hubungan Arab dengan Iran dan cara-cara menghadapi campur tangan dalam urusan internal negara-negara Arab."

Irak telah menjadi tuan rumah pembicaraan antara Riyadh dan Teheran sejak 2021 dalam upaya mengakhiri keretakan diplomatik mereka dan mencapai pemahaman tentang konflik di Yaman dan masalah nuklir Iran.

Iran dan Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik pada Januari 2016, menyusul serangan terhadap Kedutaan Besar Saudi di Teheran setelah ulama Syiah Nimr Al-Nimr dieksekusi otoritas Saudi.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved