Negara NATO: Risiko Perang dengan Rusia Serius!

Kamis, 08 September 2022 - 07:00 WIB
loading...
Negara NATO: Risiko...
Pasukan NATO dikerahkan ke Polandia. Polandia, salah satu anggota NATO, menyatakan risiko perang dengan Rusia serius. Foto/REUTERS
A A A
WARSAWA - Polandia, negara anggota NATO , bisa berakhir dalam konflik militer dengan Rusia dalam tiga sampai sepuluh tahun. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Marcin Ociepa.

Dalam wawancara dengan surat kabar DGP, Ociepa mengatakan Polandia akan membutuhkan waktu yang tersisa sebelum perang untuk mendapatkan senjata sebanyak mungkin.

“Ada risiko serius perang dengan Rusia,” kata Osiepa.

"Waktu potensi perang ini tergantung pada bagaimana konflik di Ukraina berakhir," katanya lagi.

Baca juga: Warga Rusia Dipersulit di Negara NATO, Putin Diserukan Gunakan Senjata Nuklir

Menurutnya, pada akhirnya akan tergantung pada berapa tahun Rusia perlu membangun kembali potensi militernya.

Dia tidak mengidentifikasi faktor tambahan yang dapat meningkatkan atau mengurangi risiko perang.

Ociepa mengangkat isu tersebut sambil menggambarkan realitas geopolitik yang seharusnya memaksa Polandia untuk secara cepat meningkatkan potensi pertahanannya sendiri.

"Kami harus menggunakan waktu ini untuk mempersenjatai kembali Angkatan Darat Polandia secara maksimal,” katanya kepada surat kabar Polandia tersebut, yang dilansir Kamis (8/9/2022).

Kantor berita Polandia, PAP, melaporkan rancangan anggaran negara Polandia untuk tahun depan memerlukan rekor pengeluaran untuk angkatan bersenjata, sebesar 97 miliar zloty (USD20,52 miliar).

Beberapa dana tambahan untuk memodernisasi militer akan dikumpulkan melalui ekstra-anggaran Dana Dukungan Angkatan Bersenjata yang dikelola oleh bank negara Polandia BGK.

Pemerintah Polandia, dalam sebuah pernyataan, mengatakan dana yang dibuat pada musim semi lalu menerima sumbangan dari siapa pun yang bersedia memberikan kontribusi untuk pertahanan Polandia.

Menurut Ociepa, dana tersebut dapat berjumlah sekitar 30-40 miliar zloty (USD6,36-USD8,48 miliar). Jumlah pastinya tetap “tidak terdefinisi” karena akan bergantung pada “pasar keuangan".

Warsawa telah menunjuk dugaan ancaman dari Rusia selama beberapa waktu. Sejak peluncuran operasi militer Moskow di Ukraina pada akhir Februari, Polandia, bersama dengan negara-negara Baltik, telah meminta AS dan NATO untuk dukungan militer tambahan, dengan alasan dugaan ancaman tersebut.

Moskow, sementara itu, bersikeras bahwa ekspansi NATO ke perbatasannya adalah salah satu alasan serangan di Ukraina.

Pada hari Rabu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg membela bantuan militer blok itu ke Kiev dengan menyatakan bahwa, jika berhasil di Ukraina, Rusia mungkin mengambil risiko serangan terhadap sekutu NATO.

Polandia telah menjadi salah satu pendukung setia Kiev sejak awal konflik dan juga mengambil posisi garis keras dalam hubungan dengan Moskow.

Secara khusus, negara itu berhenti mengeluarkan visa untuk warga Rusia dan merupakan salah satu anggota Uni Eropa yang mengadvokasi larangan visa di seluruh blok untuk warga Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Berita Terkini
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved