Pentagon Ungkap Rencana untuk Teknologi Hipersonik, Gandeng Swasta

Senin, 05 September 2022 - 21:01 WIB
loading...
Pentagon Ungkap Rencana...
Senjata Respon Cepat Peluncuran Udara AGM-183A. Foto/nationaldefensemagazine.org
A A A
WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) meminta perusahaan swasta mengajukan proposal untuk pesawat uji kecepatan tinggi untuk militer.

Menurut Pentagon, perusahaan harus menyerahkan proposal mereka ke Unit Inovasi Pertahanan AS (DIU), yang mendorong adopsi teknologi komersial di militer, paling lambat 16 September.

Pentagon berusaha mengurangi tekanan pada infrastruktur pengujiannya melalui program yang disebut Kemampuan Pengujian Lintas Udara Hypersonic and High-Cadence.

Baca juga: Kremlin: Barat dan Rusia pada Akhirnya akan Teken Kesepakatan

Sebelumnya, Barry Kirkendall, direktur teknis DIU untuk ruang angkasa, mengatakan kepada portal berita C4ISRNET bahwa proyek tersebut bertujuan menghapus beberapa kebuntuan yang telah memperlambat pengembangan program hipersonik dalam beberapa tahun terakhir.

Setiap pesawat harus memenuhi sejumlah kriteria, termasuk mencapai kecepatan Mach 5+, memiliki profil penerbangan yang dapat bermanuver atau non-balistik, dapat mengumpulkan data mendekati waktu nyata, dan mengakomodasi setidaknya dua muatan dengan setidaknya dua opsi penempatan.

Baca juga: China Terbangkan Drone Tenaga Surya Mirip Satelit di Dekat Luar Angkasa

Langkah DIU untuk meminta dukungan sektor swasta terjadi di tengah kekhawatiran bahwa AS mungkin tertinggal dari Rusia dan China dalam pengembangan teknologi hipersonik.

Namun, pada pertengahan Agustus, Wakil Menteri Pertahanan AS Kathleen Hicks mengklaim bahwa hal itu tidak terjadi.

Negara-negara di seluruh dunia telah berfokus pada pengembangan hipersonik, mengingat senjata semacam itu dapat melewati pertahanan udara modern dengan menggunakan kendaraan luncur yang dapat bermanuver yang membuat jalur penerbangan mereka hampir tidak dapat diprediksi.

Namun, pada akhir Juni, Pentagon mengalami masalah ketika uji coba senjata hipersonik AS gagal karena "anomali" yang mencegah uji coba penuh sistem tersebut.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
4 Jenis Sujud dalam...
4 Jenis Sujud dalam Islam Lengkap dengan Bacaan Doa dan Waktu Pelaksanaannya
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved