Memanas, Taiwan Kerahkan Senjata Anti-drone ke Pulau-pulau Lepas Pantai

Senin, 05 September 2022 - 19:07 WIB
loading...
Memanas, Taiwan Kerahkan...
Tentara Taiwan memegang senjata anti-drone. Foto/ROC Ministry of National Defense
A A A
TAIPEI - Militer Taiwan mengumumkan pengerahan senjata anti-drone ke pulau lepas pantai Kinmen dan Matsu pada Jumat (2/9/2022).

Pengerahan itu menyusul beberapa serangan drone (UAV) yang diduga datang dari daratan China.

Kinmen dan Matsu adalah kelompok pulau-pulau kecil di Selat Taiwan, dikendalikan Taipei tetapi terletak lebih dekat ke garis pantai China.

Militer Taiwan mengatakan pasukan diberikan senjata anti-drone sebagai bagian dari pendekatan fleksibel untuk mengatasi ancaman yang datang.

Baca juga: China Terbangkan Drone Tenaga Surya Mirip Satelit di Dekat Luar Angkasa

Perangkat itu mengganggu frekuensi yang digunakan stasiun bumi untuk terhubung dengan UAV, menyebabkan pesawat lepas kendali dan jatuh.

Taiwan telah melaporkan beberapa serangan drone pekan lalu, dan menuduh China mengirim mereka untuk “merusak perdamaian dan stabilitas.”

Pada Kamis, satu UAV ditembak jatuh di dekat pulau Kinmen. “Peluru langsung ditembakkan ke drone "sipil" setelah mengabaikan beberapa peringatan,” papar pernyataan Taipei.

Baca juga: Kremlin: Barat dan Rusia pada Akhirnya akan Teken Kesepakatan

“Senjata anti-drone telah digunakan pasukan Taiwan, yang juga memukul mundur satu UAV di atas kepulauan Kinmen pada Sabtu,” ungkap Kementerian Pertahanan Taiwan.

Taiwan telah memiliki pemerintahan sendiri sejak 1949, tetapi tidak pernah secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan dari China, yang menganggap pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya.

Ketegangan meningkat antara Taipei dan Beijing sejak kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan bulan lalu.

China mengeluarkan tanggapan yang marah, meluncurkan latihan besar-besaran di Selat Taiwan dan memberlakukan pembatasan perdagangan di pulau itu.

Awal pekan ini, Gedung Putih menyetujui penjualan senjata lebih dari USD1,1 miliar ke Taiwan, menyebabkan reaksi marah lain dari China.

Beijing menganggap kesepakatan itu merusak kedaulatannya dan mengirim "sinyal yang salah" kepada "pasukan separatis" di pulau itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved