Mikhail Gorbachev Dimakamkan: Dijauhi Putin, Minus Penghargaan Negara

Sabtu, 03 September 2022 - 16:46 WIB
loading...
A A A
Gorbachev, yang meninggal pada hari Selasa lalu dalam usia 91 tahun, telah diberikan pengusiran publik--Moskow akan dapat melihat peti matinya di Hall of Columns yang megah, di dekat Kremlin, tempat para pemimpin Soviet sebelumnya berkabung.

Tapi itu tidak mengejutkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin, seorang perwira intelijen KGB yang menyebut keruntuhan Uni Soviet sebagai "bencana geopolitik", menolak memberikan penghargaan negara secara penuh pada Gorbachev dan mengatakan dia terlalu sibuk untuk menghadiri pemakamannya.

Banyak kepala negara dan pemerintahan Barat yang pasti akan datang juga akan absen, dijauhkan oleh jurang dalam hubungan Timur-Barat yang telah dibuka oleh invasi Putin ke Ukraina pada bulan Februari.

Sebaliknya, menurut Kremlin, sejumlah orang Rusia biasa yang tidak diketahui mulai dari pukul 10.00 pagi waktu setempat melewati peti mati terbuka sang pemenang Nobel Perdamaian tersebut.

Itu semua akan jauh berbeda dari hari berkabung nasional dan pemakaman kenegaraan di katedral utama Moskow yang diberikan pada tahun 2007 kepada mantan presiden Rusia Boris Yeltsin, yang berperan penting dalam mengesampingkan Gorbachev ketika Uni Soviet runtuh dan kemudian memilih Putin sebagai penerusnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved