Militer Pakistan Selamatkan 2.000 Orang yang Terdampar Akibat Banjir

Jum'at, 02 September 2022 - 20:05 WIB
loading...
Militer Pakistan Selamatkan...
Militer Pakistan selamatkan 2.000 orang yang terdampar akibat banjir. Foto/Ilustrasi
A A A
ISLAMABAD - Militer Pakistan telah menyelamatkan 2.000 orang yang terdampar akibat meningkatnya air banjir dalam bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim. Sepertiga wilayah negara Asia Selatan itu telah terendam oleh air dan masih terus bertambah.

"Rekor hujan monsun dan gletser yang mencair di pegunungan utara membawa banjir yang telah menewaskan sedikitnya 1.208 orang, termasuk 416 anak-anak," kata Otoritas Manajemen Bencana Nasional (NDMA) Pakistan seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (2/9/2022).

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah meminta bantuan USD160 juta untuk membantu mengatasi apa yang dikatakannya sebagai bencana iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika Angkatan Laut Pakistan menyebar ke pedalaman untuk melakukan operasi bantuan di daerah-daerah yang menyerupai laut.

Di distrik Dadu di Sindh, salah satu provinsi yang paling parah terkena dampak, beberapa desa terendam air setinggi 3,35 m, menurut Bashir Khan, seorang penduduk setempat yang berhubungan dengan orang-orang yang tersisa di daerah tersebut.

Baca: Korban Tewas Banjir Pakistan Menyentuh Angka 1.191 Jiwa

"Rumah saya terendam air, saya telah meninggalkan tempat saya empat hari lalu bersama keluarga saya," katanya kepada Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
AS-Iran di Ambang Perang...
AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi
Pakistan Dukung Peran...
Pakistan Dukung Peran China sebagai Mediator antara AS dan Iran
Respons Iran terhadap...
Respons Iran terhadap Proposal AS akan Dikirim ke Mediator Pakistan Hari Ini
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved