Rusia Keluarkan Peringatan Embargo Minyak pada Anggota G7
Jum'at, 02 September 2022 - 08:24 WIB
loading...
Pemimpin Kelompok Tujuh (G7) berkumpul untuk acara makan malam di Kastil Elmau, dekat Garmisch-Partenkirchen, Jerman, 27 Juni 2022. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak memperingatkan Moskow akan mengembargo negara-negara yang mendukung batas harga minyak yang diusulkan Amerika Serikat (AS).
"Menurut pendapat saya, ini benar-benar absurd... Bagi perusahaan atau negara yang akan memberlakukan pembatasan, kami tidak akan memasok minyak dan produk minyak kami, karena kami tidak akan bekerja di bawah kondisi non-pasar," tegas dia kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).
Dia berkomentar tentang rencana pembatasan harga minyak Rusia yang saat ini sedang dibahas negara-negara Kelompok Tujuh (G7).
Baca juga: Presiden Belarusia Ungkap Kabar Gembira: Konflik Ukraina Segera Berakhir
Menetapkan batas harga pada minyak Rusia dipahami sebagai cara memangkas pendapatan Moskow dari mengekspor komoditas sambil menghindari menutupnya minyak mentah Rusia dari pasar.
Usulan itu akan dibahas pada pertemuan para menteri keuangan G7 pada Jumat.
Menurut Novak, rencana seperti itu akan membahayakan mekanisme pasar “industri penting seperti minyak”, dan hanya dapat menyebabkan destabilisasi industri dan pasar minyak.
"Menurut pendapat saya, ini benar-benar absurd... Bagi perusahaan atau negara yang akan memberlakukan pembatasan, kami tidak akan memasok minyak dan produk minyak kami, karena kami tidak akan bekerja di bawah kondisi non-pasar," tegas dia kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).
Dia berkomentar tentang rencana pembatasan harga minyak Rusia yang saat ini sedang dibahas negara-negara Kelompok Tujuh (G7).
Baca juga: Presiden Belarusia Ungkap Kabar Gembira: Konflik Ukraina Segera Berakhir
Menetapkan batas harga pada minyak Rusia dipahami sebagai cara memangkas pendapatan Moskow dari mengekspor komoditas sambil menghindari menutupnya minyak mentah Rusia dari pasar.
Usulan itu akan dibahas pada pertemuan para menteri keuangan G7 pada Jumat.
Menurut Novak, rencana seperti itu akan membahayakan mekanisme pasar “industri penting seperti minyak”, dan hanya dapat menyebabkan destabilisasi industri dan pasar minyak.
Lihat Juga :