AS Prihatin India Ikut Latihan Militer Gabungan dengan Rusia

Jum'at, 02 September 2022 - 05:15 WIB
loading...
AS Prihatin India Ikut...
AS Prihatin India Ikut Latihan Militer Gabungan dengan Rusia. FOTO/Reuters
A A A
NEW DELHI - Prajurit dari tentara India telah mendarat di Rusia untuk latihan militer selama seminggu, Kementerian Pertahanan India menyatakan pada Kamis (1/9/2022). Ini terjadi beberapa hari setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan mereka khawatir tentang negara mana pun yang berlatih dengan Rusia.

Pemerintah India mengatakan bahwa pasukannya secara teratur berpartisipasi dalam latihan multilateral di Rusia, bersama dengan sejumlah negara lain. Rusia adalah pemasok perangkat keras militer terbesar ke India.

Baca: Rusia Gelar Latihan Militer Multinasional Terbesar, China dan India Ambil Bagian

“Sebuah kontingen Angkatan Darat India tiba di lokasi latihan dan selama tujuh hari ke depan akan melakukan manuver bersama untuk memasukkan latihan lapangan bersama, diskusi tempur, dan latihan senjata," kata Kementerian Pertahanan India dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, Moskow mengumumkan pada akhir Juli bahwa mereka akan mengadakan latihan "Vostok" (Timur) di timur negara itu, meskipun mengobarkan perang selama enam bulan di Ukraina. Selain India, militer dari Azerbaijan, Aljazair, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgistan, Cina, Laos, Mongolia, Nikaragua, Suriah, dan Tajikistan akan berpartisipasi dalam latihan tersebut.

AS, yang telah memperdalam kemitraan militernya dengan India dalam beberapa tahun terakhir, telah menunjukkan ketidaknyamanannya dengan pasukan India yang bergabung dalam latihan di Rusia.

"Amerika Serikat memiliki kekhawatiran tentang negara mana pun yang berolahraga dengan Rusia sementara Rusia mengobarkan perang brutal yang tidak beralasan melawan Ukraina," Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre. "Tapi, tentu saja, setiap negara peserta akan membuat keputusannya sendiri," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved