Jerman Dilaporkan Buru Mata-mata Rusia di Pemerintahan

Kamis, 01 September 2022 - 16:42 WIB
loading...
A A A
Memeriksa pejabat, BfV dilaporkan menemukan "anomali biografis," seperti perjalanan studi ke Rusia dalam satu kasus dan kedekatan emosional dengan Rusia - tetapi tidak ada yang lebih substansial.

Menurut Zeit, tidak ada bukti kuat yang ditemukan tentang spionase atau korupsi. Bahkan tidak ada kemungkinan alasan untuk menyadap telepon mereka, membaca email mereka, atau menempatkan kedua pejabat itu di bawah pengawasan.

Baik BfV maupun Zeit tidak menyebutkan nama para pejabat, mengingat "mimpi buruk" yang dialami oleh diplomat Gerhard Sabathil pada tahun 2020. Dituduh sebagai mata-mata untuk China, ia tidak pernah dapat memulihkan reputasinya meskipun tuduhan itu dibatalkan.

Jerman telah lama mengandalkan impor energi murah dari Rusia untuk menggerakkan industrinya. Dalam pidato yang mengumumkan pajak gas khusus pada 15 Agustus, Habeck menyatakan bahwa model ini telah "gagal dan tidak akan kembali."

Baca juga: Jerman Usulkan Sistem Pertahanan Udara Bersama Eropa

"Dengan pejabat tinggi kementerian menjadi pegawai negeri, dan banyak dari mereka yang berurusan dengan energi digambarkan sebagai 'condong ke timur,' ada kemungkinan satu atau dua dari mereka belum menyelesaikan perubahan mental," Zeit berspekulasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Adik Kim Jong Un: Program...
Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!
Rekomendasi
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved